detikNews
2019/09/06 08:51:07 WIB

Sikap Baduy ke Orang Asing Setelah Pembunuhan dan Pemerkosaan Warganya

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sikap Baduy ke Orang Asing Setelah Pembunuhan dan Pemerkosaan Warganya Foto: Polisi jumpa pers soal penangkapan 3 pemerkosa gadis Baduy (Bahtiar-detikcom)
Serang - Pembunuhan disertai perkosaan gadis Baduy berusia 13 tahun jadi yang pertama kali terjadi di tengah warga yang dikenal dengan sebutan Orang Kanekes itu. Selama ini, Baduy juga dikenal sebagai masyarakat adat yang ramah termasuk ke orang asing yang datang.

Warga Kadugetug, Sardi, mengatakan pembunuhan yang disertai pemerkosaan itu merupakan tindakan keji. Warga Baduy Luar mendengar peristiwa ini dan sangat mengecam pelaku.



Tapi, peristiwa ini lanjutnya tidak mengubah sikap Baduy ke orang asing yang bertujuan wisata ke Kanekes. Bagi warga Baduy, ada larangan meneteskan darah di tanah adat.

"Di Baduy, jangankan membunuh, meneteskan darah aja nggak boleh. Apalagi membunuh, itu total nggak boleh," kata Sardi saat berbincang dengan detikcom, Serang, Banten, Jumat (6/9/2019).

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com