detikNews
Rabu 04 September 2019, 20:24 WIB

Warga Gowa Korban Crane Roboh Berharap Segera Terima Santunan Raja Salman

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Warga Gowa Korban Crane Roboh Berharap Segera Terima Santunan Raja Salman Crane jatuh di Masjidil Haram pada 2015. (REUTERS/Mohamed Al Hwaity)
Makassar - Masih terekam dengan jelas dalam ingatan Hj Rosnallang (66) akan peristiwa robohnya crane di Mekah pada musim haji 2015. Saat itu, Rosnallang mengalami luka sobek di kepalanya akibat tertimpa bongkahan batu.

Warga Jalan Poros Malino, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, ini bisa selamat karena masih sempat menghindari material crane yang ambruk. Rosnallang sempat mendapat beberapa jahitan di kepalanya ketika dirawat di rumah sakit di Mekah.

Rosnallang berharap santunan yang dijanjikan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud beberapa tahun silam dapat segera ditunaikan. Akibat luka di kepalanya, Rosnallang sering mengalami pening. Apalagi saat ia terkena sinar matahari.


"Beberapa kali saya bersama keluarga datang di kantor Kemenag Sulsel untuk menanyakan dana santunan Raja Salman, tapi info dari pegawai Kemenag dananya belum cair. Saya belum tahu kalau tahun ini sudah cair," ujar Rosnallang kepada wartawan, Rabu (4/9/2019).

Rosnallang mengaku, jika berhasil mendapatkan dana santunan dari Raja Salman tahun ini, uangnya akan digunakan untuk berobat dan biaya hidup sehari-hari.

Hj Rosnallang, warga Gowa, Sulsel, salah satu korban crane roboh di Masjidil HaramHj Rosnallang, warga Gowa, Sulsel, salah satu korban crane roboh di Masjidil Haram (M Nur Abdurrahman/detikcom)

Seperti diketahui sebelumnya, KBRI Riyadh menerima cek senilai USD 6,13 juta atau sekitar Rp 85,1 miliar dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud untuk santunan para WNI yang menjadi korban crane roboh di Mekah pada 2015. Dubes RI untuk Saudi Agus Maftuh Abegebriel pun mengucapkan terima kasih kepada Raja Salman dan Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohamed bin Salman atas pemberian cek tersebut.


"Alhamdulillah, semua dilancarkan oleh Allah," ujar Dubes Agus Maftuh, Senin (2/9/2019).

Cek senilai 23 juta riyal itu diserahkan oleh Penasihat Hukum Deputi Konsuler Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi, Mohammad Alshammeri, kepada Koordinator Perlindungan Warga KBRI Riyadh, Raden Ahmad Arief. Agus pun langsung mengirimkan surat ucapan terima kasih kepada Raja Salman, Putra Mahkota MBS, Gubernur Mekah Pangeran Khalid Al Faisal, serta berbagai kementerian terkait yang dinilainya telah membantu proses pemberian santunan ini.

Ada 35 lembar cek yang diterima KBRI Riyadh. Cek-cek tersebut terdiri atas dua nominal, yakni senilai USD 133.333 atau setara dengan Rp 1,8 miliar untuk korban luka berat serta USD 266.666,66 atau sekitar Rp 3,7 miliar untuk korban meninggal dan korban cacat permanen. Sementara itu, ada satu cek untuk korban luka berat yang masih perlu pencocokan data paspor dan secepatnya akan direalisasi sehingga total menjadi lengkap 36 cek.


Tonton juga video Butuh 5 Hari untuk Evakuasi Bangkai Crane yang Ambruk Tertabrak Kapal:

[Gambas:Video 20detik]


(mna/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com