Sederet Fakta Bima Arya yang Dukung Rencana Pemindahan Ibu Kota Jabar

Niken Widya Yunita - detikNews
Rabu, 04 Sep 2019 17:03 WIB
Sederet Fakta Bima Arya yang Dukung Rencana Pemindahan Ibu Kota Jabar/Foto: Screenshoot 20detik
Jakarta - Bima Arya mendukung rencana pemindahan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait pemindahan Ibu Kota Jawa Barat. Apa lagi fakta-fakta Wali Kota Bogor itu?

Pria bernama lengkap Bima Arya Sugiarto itu lahir di Bogor 17 Desember 1972. Dia merupakan anak sulung dari tiga bersaudara.

Berikut sederet fakat Bima Arya dirangkum dari berbagai sumber:



1. Pernah Mengajar

Bima Arya mengawali karier sebagai staf pengajar di jurusan HI Unpar pada 1998. Kemudian awal 2001, dia memutuskan untuk hijrah ke Jakarta dan memulai karier baru di Universitas Paramadina. Di situ Bima memimpin the Lead Institute, sebuah pusat studi di bawah naungan Universitas Paramadina.

2. Elite PAN

Bima aktif menjadi salah satu deklarator berdirinya PAN pada tahun 1998. Dia menjabat sebagai Sekretaris DPD PAN Kota Bandung pada tahun 1998-2000. Kini, Bima menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Politik dan Komunikasi.

Saat Pilpres lalu, Bima mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Bima saat itu mengaku siap dipecat karena partainya merupakan pengusung pasangan Prabowo-Sandiaga.

3. Anak Tokoh Bogor

Ayah Bima, Toni Sugiarto, merupakan perwira polisi yang juga pernah menjadi anggota DPR dari fraksi ABRI dengan pangkat Brigadir Jendral. Toni dikenal sebagai tokoh Bogor, pemimpin yang sangat merakyat dan luas pergaulannya di Kota Hujan itu. Toni juga merupakan Ketua Umum Paguyuban Bogoriensis tahun 1993-1997.

Ibunda dari Bima Arya, Melinda Susilarini, juga berprestasi. Dia adalah juara kedua Ratu Pariwisata Karesidenan Bogor, juara kedua Ratu Pariwisata Jabar, dan juara kedua Ratu Indonesia. Kakek Bima Arya, Barna Muhammad (dari pihak ibu) adalah Kepala Rumah Tangga Istana pada zaman Presiden Soekarno.

Nah, Bima menikah dengan Yane Ardian Racham, pada 28 Desember 2002. Bima dan Yane dikaruniai dua orang anak, Kinaura Maisha dan Kenatra Mahesha.

4. Prestasi

Sebagai Wali Kota Bogor, Bima telah meraih prestasi. Berikut beberapa prestasinya:

a. Penghargaan dari Pemerintahan Provinsi Jawa Barat di bidang pemberantasan narkoba pada 1999.

b. Penghargaan dari Save Our Election Institute, sebagai motivator pemuda bidang demokrasi dan kepemimpinan pada 2009.

c. Australian Alumni Award dari Pemerintah Australia sebagai Alumni yang berprestasi di bidang pembangunan sosial dan demokrasi pada 2010.

5. Dukung Pemindahan Ibu Kota Jabar

Pria yang memiliki rumah pribadi di Kompleks Branangsiang Indah, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, itu mendukung rencana pemindahan ibu kota Jabar. Menurutnya hal itu sudah pasti dipikirkan matang-matang.

Bima juga menyebut Ridwan Kamil merupakan ahli tata kota, arsitek, dan mantan wali Kota Bandung. Soal lokasinya, Bima Arya juga tak terlalu mempermasalahkannya.

(nwy/lus)