detikNews
2019/09/03 19:57:01 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota, Dradjad Wibowo Bicara Skenario Dibiayai China

Tsarina Maharani - detikNews
Halaman 1 dari 3
Soal Pemindahan Ibu Kota, Dradjad Wibowo Bicara Skenario Dibiayai China Dradjad Wibowo (Foto: Istimewa)
Jakarta - PAN berbicara soal kemungkinan China membiayai pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur (Kaltim). Hal ini menyusul pernyataan politikus senior PAN Amien Rain yang menyebut pemindahan ibu kota merupakan persembahan pemerintah RI untuk Beijing.

Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo mengatakan pemerintah China pandai melihat situasi. Apalagi, menurut dia, Presiden China Xi Jinping cerdas memainkan strategi One Belt One Road (OBOR).

"Dari situ kita akan paham bagaimana Presiden Xi Jinping dengan sangat cerdas memainkan OBOR," kata Dradjad kepada wartawan, Selasa (3/9/2019).


Menurut dia, China paham betul saat ini kondisi keuangan Indonesia sedang tidak baik. Namun pemerintah RI punya keinginan ambisius memindahkan ibu kota.

"China tahu Indonesia tidak punya cukup uang untuk memindahkan ibukota. Untuk membayar defisit BPJS saja, APBN kewalahan. Apalagi semester I/2019 ini penerimaan pajak hanya 38,25 persen dari target APBN," tuturnya.

"Di sisi lain, jangka waktu pemindahan ibu kota dibuat sangat ambisius. Harus pindah tahun 2024," imbuh Dradjad.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com