detikNews
Selasa 03 September 2019, 16:44 WIB

Polres Bogor Kota Tangkap 7 Pengedar Narkoba Sepanjang Agustus 2019

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Polres Bogor Kota Tangkap 7 Pengedar Narkoba Sepanjang Agustus 2019 Foto: Polres Bogor Kota tangkap 7 pengedar narkoba sepanjang Agustus 2019 (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Bogor - Polresta Bogor menangkap 7 pengedar narkoba sepanjang Agustus 2019. Kapolresta Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser menyebut total barang bukti yang disita dari penangkapan 7 pengedar tersebut ialah sabu 57 gram dan ganja 2.520 gram.

"Ini bukti bahwa kita intens mencegah peredaran narkoba di Kota Bogor dan Bogor Raya sekitarannya," kata Fiuser di Polresta Bogor Kota, Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (3/9/2019).


Tujuh pelaku yang ditangkap itu adalah EGS (40), HJ (24), DGA (21), RH (27), BH (26), FS (42), dan FNS (33). Sebanyak lima pelaku, yakni EGS, RH, BH, FS, dan FNS, adalah pengedar sabu. Sementara HJ dan DGA, diamankan karena mengedarkan ganja.

"Mereka semua ini adalah pemain baru atau bukan residivis. Satu orang DPO (daftar pencarian orang)," terangnya.

Polres Bogor Kota Tangkap 7 Pengedar Narkoba Sepanjang Agustus 2019Foto: Polres Bogor Kota tangkap 7 pengedar narkoba sepanjang Agustus 2019 (Sachril Agustin Berutu/detikcom)

Pelaku EGS ditangkap dengan barang bukti 2 bungkus plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu 2 gram. RH ditangkap dengan barang bukti berupa 22 bungkus plastik klip berisi sabu 20 gram. Sementara BH diamankan dengan barang bukti sabu 10 gram yang ditaruh di 6 bungkus plastik klip.

Pengedar sabu lainnya, FS, ditangkap dengan barang bukti berupa 5 bungkus sabu di plastik klip dengan seberat 17 gram. FNS ditangkap dengan barang bukti 9 bungkus plastik klip berisi sabu 7 gram.


HJ pengedar ganja diamankan dengan barang bukti berupa 2 bungkus kertas coklat berisi ganja yang beratnya 20 gram. Lalu tersangka DG, diamankan dengan barang bukti berupa 7 bungkus besar berisi ganja 500 gram.

"Ada penemuan barang bukti ganja seberat 2.000 gram yang ditinggalkan tersangka di dekat warung, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Sampai saat ini tersangka dalam pengejaran (DPO). Sementara untuk ketujuh pelaku, mereka semua kita amankan di wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor," terang Fiuser.

Ketujuh pelaku dijerat pasal 114 ayat (2) subsider pasal 111 ayat (2) dan pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 6 sampai 20 tahun pidana, atau denda paling sedikit Rp 1 miliar.
(gbr/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com