Demo Kedubes Malaysia, Driver Gojek Tuntut Bos Big Blue Taxi Minta Maaf

Demo Kedubes Malaysia, Driver Gojek Tuntut Bos Big Blue Taxi Minta Maaf

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 03 Sep 2019 12:37 WIB
Driver Gojek berdemo di depan Kedubes Malaysia. (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Driver Gojek berdemo di depan Kedubes Malaysia. (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta - Driver Gojek melangsungkan aksi demo di depan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Mereka menuntut bos Big Blue Taxi Datuk Shamsubahrin Ismail minta maaf atas komentarnya beberapa waktu lalu.

Pantauan detikcom di depan kantor Kedubes Malaysia, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019), para driver Gojek menggelar demonstrasi. Mereka kompak menggunakan jaket khas Gojek berwarna hijau-hitam.


Mereka tampak membawa berbagai atribut, seperti sejumlah bendera dan berbagai baliho. Baliho yang mereka bawa berisi protes terhadap Shamsubahrin Ismail.

Demo Kedubes Malaysia, Driver Gojek Tuntut Bos Big Blue Taxi Minta MaafDriver Gojek berdemo di depan Kedubes Malaysia. (Farih Maulana Sidik/detikcom)

"Gojek Inovatif, Bukan Plagiator," demikian bunyi salah satu baliho yang dibawa driver Gojek.

"Shamsubahrin Ismail Harus Minta Maaf Kepada Driver Gojek Secara Langsung," demikian tulisan di atribut lainnya.


Lalu lintas di Jalan Rasuna Said arah Menteng macet akibat demonstrasi ini. Lalu lintas di Jalan Rasuna Said arah sebaliknya pun terpantau padat merayap.

Pengendara dari arah Kuningan ke Menteng dialihkan ke Jalan Dr Satrio. Tampak petugas menutup jalan di depan kantor Kedubes Malaysia. Tampak polisi juga sudah berjaga di depan pintu gerbang kantor Kedubes Malaysia.

Seperti diberitakan, pernyataan Ismail membuat emosi sebagian besar masyarakat Indonesia tersulut, demikian pula pengendara Gojek. "Kemiskinan di Indonesia terlalu tinggi, gaji tak tinggi. Malaysia tidak bisa seperti itu. Anak muda (Malaysia) bukan miskin, tak datang dari keluarga miskin. Kenapa kita mau menjatuhkan marwah mereka sehingga menjadi tukang Gojek," ujarnya. Meski demikian, dia sempat meminta maaf atas komentarnya itu.


Singgung Gojek dan Kemiskinan Indonesia, Bos Taksi Malaysia Minta Maaf:

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/gbr)