detikNews
2019/09/03 11:45:18 WIB

KPAI Gandeng LPSK dan Grab Cegah Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Halaman 1 dari 2
KPAI Gandeng LPSK dan Grab Cegah Kekerasan Seksual Terhadap Anak Foto: KPAI, LPSK dan Grab Indonesia kerja sama cegah kekerasan seksual terhadap anak (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menggandeng Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan Grab Indonesia dalam mencegah kekerasan seksual terhadap anak saat penggunaan transportasi online. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh ketiga pihak.

Nota kesepahaman diteken oleh Ketua KPAI Susanto, Ketua LPSK Hasto Atmojo Suryo dan Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi. Ketiga institusi tersebut akan berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Ketua KPAI Susanto mengatakan pentingnya mengandeng LPSK dan Grab Indonesia untuk memberikan perlindungan terhadap anak. Susanto menegaskan, tidak hanya lembaga negara, korporasi pun berkewajiban untuk menjaga keamanan anak.


"Ini langkah baik, yang punya kewajiban perlindungan anak bukan hanya lembaga negara tapi juga korporasi mempunyai kewajiban yang sama, juga transportasi online," ujar Susanto di Gedung KPAI, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat,Selasa (3/9/2019).

Susanto mengatakan banyak anak Indonesia yang menggunakan transportasi online menuju sekolah. Susanto berharap Grab Indonesia mampu memastikan perlindungan kepada anak.

"Anak kami yang sekolah banyak sekali mengakses dan memanfaatkan Grab, mulai SD, SMP dan SMA. Untuk anak SD biasanya orang tua yang mengorder. Maka mudah-mudahan kami berharap Grab terus memastikan inovasi ke depan agar anak-anak kita di manapun berada dalam kondisi safety dan security," lanjutnya.

Sementara itu Ketua LPSK Hasto mengatakan perlunya dilakukan kerja sama untuk mencegah perdagangan orang dan kekerasan seksual terhadap anak. Hasto menyebut banyak laporan masyarakat terhadap perdagangan orang dan kekerasan seksual terhadap anak.

"Kita perlu sambut karena banyak sekali kasus yang dimohon perlindungan pada LPSK berkaitan dengan perdagangan orang dan kekerasan seksual terhadap anak," ujar Hasto.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com