detikNews
2019/09/02 14:36:27 WIB

Koster Cerita Lapor ke JK soal Reklamasi di Bali Bikin Mangrove Mati

Aditya Mardiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 3
Koster Cerita Lapor ke JK soal Reklamasi di Bali Bikin Mangrove Mati Koster (Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom)
Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster mengaku melaporkan temuan kerusakan ekosistem bakau akibat reklamasi untuk pembangunan pelabuhan yang tidak tertib di Bali ke Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Koster mengatakan reklamasi yang tidak tertib itu membuat mangrove mati..

"Tanggal 28 Agustus saya mendampingi bapak Wapres waktu Hari Kebangkitan Teknologi. Waktu lewat flyover, di atas tol itu, saya lapor pada bapak wapres, 'Saya lagi marah sama Pelindo'. Kenapa pak gubernur? Karena dia tidak tertib dalam menjalankan reklamasi akibatnya mangrove-nya mati saya bilang gitu," kata Koster usai pelantikan anggota DPRD Bali, di Gedung DPRD Bali, Jl Dr Kusuma Atmaja, Denpasar, Bali, Senin (2/9/2019).



Koster mengatakan dirinya juga sudah menunjukkan lokasi matinya ekosistem bakau tersebut ke JK. Hasilnya, kata Koster, JK langsung menelepon pihak yang terkait dengan reklamasi itu.

"Yang mana Pak? Sudah selesai acara, balik lagi ngantar ke bandara Ngurah Rai, saya tunjukin yang di kiri yang sebelahnya (restoran) Akame. Beliau kaget, 'Wah, kok jadi begini', gitu komentarnya Bapak Wapres. Jadi beliau langsung nanya siapa yang melaksanakan. Pelindo III. Beliau langsung telepon Dirutnya dan Pelindo mengakui kesalahannya dan minta maaf," tutur Koster.

Usai ditelepon JK, sore harinya Koster mengaku bertemu dengan pihak Pelindo III. Dia mengatakan Pelindo III mengakui kesalahannya dan bakal menyetop sementara proyek reklamasi itu.

"Dia mengakui kesalahannya, karena dia mengakui kesalahannya, saya minta agar dirut Pelindo agar mengungkapkan kesalahannya kepada masyarakat Bali, dia siap. Yang kedua setop sementara reklamasi dumping 1 dan dumping 2, ketiga pulihkan itu mangrovenya, dengan menata dulu kawasan supaya airnya bisa masuk, sekarang kan air nggak bisa masuk, mana bisa hidup mangrove-nya, sekarang tanam mngrove kalau nggak ada perawatan mana bisa hidup yang gede aja mati apalagi yang baru ditanam," cetusnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com