detikNews
2019/08/28 15:59:08 WIB

Survei LIPI: 72,3% Warga Tak Setuju Pemilihan Langsung Presiden Dihapus

Ibnu Hariyanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Survei LIPI: 72,3% Warga Tak Setuju Pemilihan Langsung Presiden Dihapus Rilis survei LIPI soal Pemilu (Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) merilis hasil survei mengenai pendapat publik tentang wacana pemilihan presiden dan kepala daerah dilakukan dengan cara tidak langsung. Berdasarkan hasil survei, 72,3 persen warga menginginkan pemilihan presiden dan kepala daerah tetap dilakukan secara langsung.

Peneliti LIPI Wawan Ichwanuddin mengatakan dalam survei ini, responden diminta memilih setuju atau tidak setuju dengan pernyataan yang diajukan oleh tim LIPI. Pernyataan yang diajukan itu, yakni 'Sebaiknya presiden dan kepala daerah tidak dipilih langsung oleh rakyat karena menimbulkan perpecahan dalam masyarakat'.



"19,1 persen menyatakan setuju, 72,3 persen menyatakan tidak setuju dan 9,6 persen menyatakan tidak menjawab," kata Wawan dalam pemaparan hasil survei di kantor LIPI, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2019).

"Mayoritas responden menolak gagasan untuk menghapus pemilihan presiden dan kepala daerah secara langsung karena menimbulkan perpecahan," imbuhnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com