Pansel KPK

Capim KPK Antam Novambar Janji 'Hajar' Oknum Polri yang Korupsi

Faiq Hidayat - detikNews
Selasa, 27 Agu 2019 12:47 WIB
Capim KPK Antam Novambar saat tes wawancara dan uji publik di gedung Setneg, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019). (Faiq Hidayat/detikcom)
Capim KPK Antam Novambar saat tes wawancara dan uji publik di gedung Setneg, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019). (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Capim KPK Antam Novambar berjanji akan bertindak tegas memproses hukum oknum Polri yang terlibat kasus korupsi. Antam, yang menjabat Wakabareskrim Polri, ingin melakukan penegakan hukum tanpa gaduh.

"Saya orang Sunda, ada pepatah Sunda, ikan yang dapat airnya nggak keruh. Kita tegakkan hukum tanpa menimbulkan kegaduhan, tetap jalan hukumnya tapi jangan kegaduhan, yang penting tangkap, nggak usah di koran," kata Antam saat tes wawancara dan uji publik di gedung Setneg, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019).

Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih bertanya ke Antam soal ketegasan menindak oknum Polri bila melakukan korupsi.

"Jika ada oknum Polri, Bapak berani kalau senior-senior tertangkap, mau meninggalkan atribut Bapak?" tanya Yenti.

"Hajar," tegas Antam.


Dalam wawancara, Antam juga membantah memiliki rekening gendut. Antam mengaku sudah menyetorkan LHKPN ke KPK.

"Kayaknya tidak (termasuk punya rekening gendut)," kata dia.

Anggota Pansel KPK Harkristuti Harkrisnowo bertanya mengenai adanya laporan PPATK soal dana keluar masuk dari rekening Antam. Namun Antam tidak mengerti pertanyaan Harkristuti, sehingga Yenti menghampiri Antam dengan membawa kertas.

"Memang nggak boleh tanya rekening di muka kalau bukan tersangka, tapi rekam jejak dari PPATK. Barang kali saya boleh datang ke Bapak?" kata Yenti menghampiri Antam.

"Seingat saya yang saya kasih ke istri itu gaji, honor, perjalanan dinas ada mungkin makan, lalu silakan dicek saya tidak pernah transfer dalam bentuk besar, kedua istri saya dan anak saya Aditya pengusaha," tutur dia.



Rekam Jejak Capim KPK Banyak yang Buruk:

[Gambas:Video 20detik]

(fai/fdn)