detikNews
Selasa 27 Agustus 2019, 10:14 WIB

Soal BPIP, FPI Minta Mendagri Simak Baik-Baik Amanat Habib Rizieq

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Soal BPIP, FPI Minta Mendagri Simak Baik-Baik Amanat Habib Rizieq Slamet Maarif (Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom)
Jakarta - Mendagri Tjahjo Kumolo menyebut pihak yang mempermasalahkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sama dengan mempermasalahkan Pancasila. Front Pembela Islam (FPI) meminta Tjahjo menyimak baik-baik pernyataan Habib Rizieq Syihab yang mengkritik BPIP.

"Mendagri suruh dengerin baik-baik isi amanat HRS," kata Pengurus DPP FPI, Slamet Ma'arif kepada wartawan, Senin (26/8/2019) malam.



Saat ditanya lebih lanjut mengenai dasar kritik yang disampaikan Habib Rizieq soal BPIP, Slamet kembali meminta ucapan imam besar FPI itu didengar secara seksama.

"Dengerin secara utuh," ujar dia.



Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo angkat bicara mengenai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Tjahjo menyebut, pihak yang mengkritik BPIP belum memahami tugas dan fungsi badan tersebut.

"Saya kira yang mengkritik BPIP, dia belum paham mengenai fungsi dan tugas BPIP," ujar Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (26/8).

Politikus PDIP ini mengatakan, urusan Pancasila sudah final sebagai ideologi bangsa. Sehingga, setiap keputusan politik pembangunan diimplementasikan dengan Pancasila.

"Jadi BPIP itu berisi tokoh-tokoh, sampai seorang mantan presiden pun, tokoh yang ada mau. Itu kan demi untuk menjaga keutuhan, kebersatuan bangsa dan negara ini. Kalau ada yang mempermasalahkan BPIP, sama saja permasalahkan Pancasila. Padahal itu sudah final Pancasila itu," kata Tjahjo.

Diketahui, Habib Rizieq mengatakan BPIP tidak paham hakikat dan esensi Pancasila. Dia mengatakan Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia, bukan pilar negara.

Dia meminta agar tidak ada yang menyalahkan jika BPIP dikritisi, bahkan diminta dibubarkan.

"Jangan salahkan orang saat ini menyebut bahwa BPIP adalah badan pengkhianat ideologi Pancasila sehingga harus dibubarkan. Karena bukan saja pemborosan uang negara tapi juga sangat berbahaya buat eksistensi Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un," ujar Rizieq lewat video yang disiarkan langsung dari akun YouTube Front TV, Sabtu (24/8).



Mendagri: Habib Rizieq Perlu Belajar Mengenai Pancasila:

[Gambas:Video 20detik]


(knv/abw)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com