Polres Tangsel Tangkap Poppy, Sabu Senilai Rp 5 Miliar Disita

Adhi Indra P - detikNews
Senin, 26 Agu 2019 16:21 WIB
Polres Tangsel menangkap pengedar narkotika. Sebanyak 4,5 kg sabu dan 393 gram tembakau gorila disita (Adhi Indra P/detikcom)
Tangerang Selatan - Polres Tangerang Selatan berhasil menangkap CS alias Poppy (27), tersangka pengedar narkoba jenis sabu. Polisi menyita sabu sebanyak 4,5 kilogram (kg) dari Poppy.

"Kronologisnya, kenapa bisa tersangka Poppy kita amankan, ini berdasarkan pengungkapan kasus narkoba sebulan yang lalu, yang mana salah satu tersangka narkoba yang diamankan Polres Tangerang Selatan menunjuk kepada tersangka Poppy. Berdasarkan keterangan tersebut, dilaksanakan penyelidikan, sampai akhirnya pada tanggal 22 Agustus sekitar pukul 20.00 WIB, Poppy berhasil diamankan dengan barang bukti sabu-sabu seberat 4,5 kg," ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan di kantornya, Jalan Promoter, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (26/8/2019).

Poppy ditangkap di rumahnya di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat. Ia menjalankan bisnis haram tersebut bersama suaminya, AH, yang kini masih dalam pencarian.
"Sebetulnya tersangka kasus narkoba jenis sabu ini ada dua, yang mana mereka berstatus suami istri. Suami Poppy saat penggerebekan tidak ada di tempat dan berhasil melarikan diri, sehingga yang berhasil kita amankan hanya tersangka atas nama Poppy," ujar Ferdy.

Poppy dan Sandy ditangkap aparat Polres TangselPoppy dan Sandy ditangkap aparat Polres Tangsel (Foto: Adhi Indra P/detikcom)

Ferdy menyebut nilai barang bukti yang berhasil diamankan tak kurang dari Rp 5 miliar. "Estimasi kalau dirupiahkan, yang jenis sabu, itu sekitar Rp 5 miliar," ujar Ferdy.

Selain Poppy, Polres Tangerang Selatan juga menangkap pengedar narkoba lainnya, yakni Sandy Kurniawan (36). Ia ditangkap pada Sabtu (24/8) dini hari di parkiran sebuah apartemen di kawasan Kelapa Dua, Tangerang.


Awalnya, Satnarkoba Polres Tangerang Selatan menjebak Sandy dengan mencoba membeli sabu darinya. Saat ditangkap, Sandy hanya membawa 0,3 gram sabu. Polisi lalu menggeledah rumahnya di kawasan Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

"Atas dasar barang bukti tersebut, dikembangkan ke rumah Sandy Kurniawan, dilaksanakan penggeledahan, dan di dalam rumah tersangka didapat barang bukti tembakau gorila yang sudah dibungkus dengan paket-paket kecil seberat 393 gram," ujar Ferdy.

"Terhadap tersangka kita kenakan pasal 114 UU Narkoba tentang orang yang mengedarkan narkotika golongan pertama, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. Jadi kita kategorikan sebagai pengedar, melihat jumlah barang bukti yang berhasil diamankan," imbuhnya. (jbr/jbr)