detikNews
Senin 26 Agustus 2019, 11:53 WIB

Cerita Saksi Detik-detik Penusukan Pegawai Restoran Mal di Pluit

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Cerita Saksi Detik-detik Penusukan Pegawai Restoran Mal di Pluit Penganiayaan di Pluit, Jakarta Utara. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Yogi (22) seorang pegawai restoran di Mal Pluit Village tega menusuk rekan kerjanya Asela (46) gegara terlibat cekcok soal pemecatan. Yogi kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polsek Penjaringan.

Seorang saksi mata bernama Dion menyaksikan bagaimana Asela meminta tolong usai lehernya ditusuk oleh Yogi. Dion merupakan karyawan restoran yang letaknya persis di sebelah lokasi kejadian.

"Nusuknya di dalam (kios), terus dia (korban) lari ke sini (ke depan kios)," kata Dano, saat ditemui detikcom, di Pluit Village, Pluit, Jakarta Utata, Senin (26/8/2019).



Menurut penuturan Dion, usai ditusuk Yogi, Asela berlari keluar dari restorannya. Asela teriak minta pertolongan.

"Orangnya (korban) lari keluar, dia minta tolong-tolong, yang cewek. Yang nusuk sesama karyawan," ujar Dano.

Dano yang melihat Asela sudah bersimbah darah langsung menolong. Asela kemudian dibawa ke rumah sakit oleh petugas keamanan di mal.

"Kemarin sih saya di situ (menolong korban). Langsung dibawa ke depan (kios) saja. Terus dibawa taksi (ke rumah sakit), sama minta bantuan sekuriti sih di depan," ucap Dano.



Dano tidak mengetahui pasti permasalahan yang membuat Yogi tega menusuk leher Asela. Kondisi restoran tempat Asela dan Yogi bekerja pun saat ini libur.

"Nggak tahu, nggak tahu permasalahannya. Belum sempat nanya. Ini (karyawan kios korban) juga pada libur," imbuh Dano.

Sebelumnya diberitakan, penusukan ini terjadi pada Minggu (25/8/2019) malam. Yogi diduga berang terhadap Asela karena akan memecat dan melaporkan dirinya kepada bos restoran.

"Pelaku mengajak ngobrol korban dengan alasan mempertanyakan pernyataan korban bahwa pelaku ingin dipecat dan dilaporkan ke bos bahwa telah memukul korban," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim.

Yogi terancam hukuman 2 tahun penjara akibat penusukan tersebut. Saat ini tersangka masih diperiksa intensif di Polsek Penjaringan.
(idn/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com