detikNews
Senin 26 Agustus 2019, 10:28 WIB

Mendagri: Yang Masalahkan BPIP Sama Saja Permasalahkan Pancasila

Andhika Prasetia - detikNews
Mendagri: Yang Masalahkan BPIP Sama Saja Permasalahkan Pancasila Foto: Mendagri Tjahjo Kumolo (Jefrie Nandy/detikcom).
Jakarta - Mendagri Tjahjo Kumolo angkat bicara mengenai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Tjahjo menyebut, pihak yang mengkritik BPIP belum memahami tugas dan fungsi badan tersebut.

"Saya kira yang mengkritik BPIP, dia belum paham mengenai fungsi dan tugas BPIP," ujar Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019).

Politikus PDIP ini mengatakan, urusan Pancasila sudah final sebagai ideologi bangsa. Sehingga, setiap keputusan politik pembangunan diimplementasikan dengan Pancasila.

"Urusan Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, itu sudah final, baik sebagai ideologi negara, dan setiap keputusan politik pembangunan di semua tingkatan itu harus diimplementasikan dengan Pancasila," ujarnya.

Adapun BPIP merupakan badan yang dibentuk Presiden Jokowi dan diisi tokoh-tokoh seperti Megawati Soekarnoputri, Try Sutrisno, Syafii Maarif, hingga Mahfud Md di posisi Dewan Pengarah.

"Jadi BPIP itu berisi tokoh-tokoh, sampai seorang mantan presiden pun, tokoh yang ada mau. Itu kan demi untuk menjaga keutuhan, kebersatuan bangsa dan negara ini. Kalau ada yang mempermasalahkan BPIP, sama saja permasalahkan Pancasila. Padahal itu sudah final Pancasila itu," kata Tjahjo.


Sebelumnya, Habib Rizieq mengatakan BPIP tidak paham hakikat dan esensi Pancasila. Dia mengatakan Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia, bukan pilar negara.

Dia meminta agar tidak ada yang menyalahkan jika BPIP dikritisi, bahkan diminta dibubarkan.

"Jangan salahkan orang saat ini menyebut bahwa BPIP adalah badan pengkhianat ideologi Pancasila sehingga harus dibubarkan. Karena bukan saja pemborosan uang negara tapi juga sangat berbahaya buat eksistensi Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un," ujar Rizieq lewat video yang disiarkan langsung dari akun YouTube Front TV, Sabtu (24/8).



Tonton juga video Mendagri Minta Gubernur Papua Barat Kembali ke Manokwari dan Tanggung Jawab:

[Gambas:Video 20detik]


(dkp/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com