detikNews
Minggu 25 Agustus 2019, 11:36 WIB

AMPG: Massa Pro-Bamsoet Gagal Gembok Kantor DPP Golkar

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
AMPG: Massa Pro-Bamsoet Gagal Gembok Kantor DPP Golkar DPP Golkar pagi ini. (dok. Istimewa)
Jakarta - Massa AMPG yang dipimpin Nofel Hilabi, pendukung Bambang Soesatyo yang mencalonkan sebagai Ketum Partai Golkar, mengaku sempat menggembok kantor DPP Golkar dini hari tadi. Waketum AMPG Mustafa Radja menyebut upaya penggembokan itu gagal.

"Kami... tidak ada penggembokan, penggembokannya kan gagal, tidak ada penggembokan itu. Maka kami nanti bidang hukumnya AMPG dengan Bakumham DPP akan melaporkan tindakan mereka yang tadi malam," kata Mustafa saat dihubungi, Minggu (25/8/2019).


Kantor DPP Partai Golkar yang berada di kawasan Slipi, Jakarta Barat, pagi ini tampak tidak tergembok lagi dan dijaga beberapa polisi. Mustafa menyebut situasi saat ini kondusif.

"Kondusif. Saya di DPP," tegas Mustafa.

"Ya kan ini kewaspadaan karena kasus bom molotov kemarin. Siapa yang menduga," sebut Mustafa menjelaskan keberadaan polisi di DPP Partai Golkar pagi ini.

AMPG masih berkegiatan di DPP Partai Golkar hingga pagi ini. Mereka melanjutkan kegiatan orientasi AMPG yang digelar sejak beberapa hari lalu.

Terkait foto-foto kantor DPP yang tampak dirantai, Mustafa menyebut penggembokan itu tidak sempat terjadi. Meski demikian, dia tidak tahu kondisi pagar DPP Golkar semalam seperti apa.

"Bukan, nggak sempet dia gembok, nggak tahu juga saya apa sudah tergembok apa baru mau tergembok saya nggak tahu. Nanti pihak pengacara atau lembaga bantuan hukum AMPG atau Bakumham DPP Golkar-lah yang urus itu," katanya.


Nofel Hilabi, yang merupakan Wakil Ketua Umum AMPG, sebelumnya mengirimkan foto-foto aksi penggembokan kantor Golkar dini hari tadi. Namun pagi ini sudah tak lagi terlihat gembok yang melilit gerbang kantor DPP Golkar di Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat. Ada polisi yang berjaga di depan gerbang.

Dalam pernyataan tertulis kepada wartawan, Nofel mengatakan menggembok gerbang kantor DPP Golkar karena tak diizinkan masuk.

"Sudah tiga hari kita berada di luar kantor DPP, karena tidak diizinkan masuk ke rumah kita sendiri. Kita menggembok DPP agar yang di luar tidak ada yang bisa masuk lagi dan yang di dalam tidak bisa keluar. Jadi sama-sama adil, tidak ada yang masuk dan keluar," kata Wakil Ketua Umum AMPG Nofel Hilabi kepada wartawan.
(gbr/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com