detikNews
Sabtu 24 Agustus 2019, 16:33 WIB

DPR Belum Terima Kajian Akademik dari Pemerintah soal Pemindahan Ibu Kota

Matius Alfons - detikNews
DPR Belum Terima Kajian Akademik dari Pemerintah soal Pemindahan Ibu Kota Ketua DPR Bambang Soesatyo (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengaku belum mendapat kajian akademik dari pemerintah soal wacana pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan. Bamsoet mengatakan Presiden Jokowi masih menunggu sejumlah kajian lagi.

"Sampai hari ini kami belum terima (kajian akademik) dan saya dapat komunikasi dan informasi dan komunikasi dari Istana bahwa masih ada beberapa kajian lagi yang ditunggu oleh Presiden, jadi tunggu saja pasti kami akan dikirim," kata Bamsoet kepada wartawan di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8/2019).


Bamsoet juga mengaku belum membahas terkait RUU pemindahan ibu kota Indonesia. Menurut dia, saat ini proses masih dalam tahap kajian.

"Tidak ada pembicaraan itu, yang penting pemerintah masih kajian dan masih tunggu beberapa masukan dari kajian yang sedang dilakukan saat ini," ucap Bamsoet.


Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil mengatakan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur masih menjadi alternatif. Pasalnya, Bappenas masih melakukan kajian terhadap lokasi calon ibu kota.

"(Kaltim) itu alternatifnya, antara lain. Itu saya koreksi. Salah satu alternatif. Tunggu saja, ada beberapa studi yang dikerjakan Bappenas nanti presiden akan umumkan," jelasnya di kantor pusat BPK, Jakarta.

Bappenas, lanjutnya, sedang melakukan kajian terhadap lokasi calon ibu kota baru. Namun Sofyan tidak mengetahui pasti apa saja kajian yang dilakukan.


Dua Aspek Masih Dikaji Pemerintah untuk Pindahkan Ibu Kota:

[Gambas:Video 20detik]


(maa/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com