detikNews
Jumat 23 Agustus 2019, 19:48 WIB

Kasus Suap Antar-BUMN, KPK Dalami Proyek BHS di PT Angkasa Pura Propertindo

Zunita Putri - detikNews
Kasus Suap Antar-BUMN, KPK Dalami Proyek BHS di PT Angkasa Pura Propertindo Ilustrasi KPK (Foto: Dhani Irawan/detikcom)
Jakarta - KPK telah memeriksa Direktur PT Angkasa Pura Propertindo (APP), Wisnu Raharjo. KPK memeriksa Wisnu untuk mendalami terkait proyek baggage handling system (BHS) di PT APP yang dilaksanakan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Inti).

"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait pengadaan pekerjaan Baggage Handling System (BHS) pada PT Angkasa Pura Propertindo," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (23/8/2019).
Febri mengatakan penyidik juga memanggil Direktur PT Inti, Darman Mappangara. Namun, Darman tak bisa menghadiri pemeriksaan dikarenakan baru pulang menyelesaikan ibadah haji.

"Yang bersangkutan mengirimkan surat, baru saja pulang dari ibadah haji minta untuk penjadwalan ulang," katanya.

Keduanya diperiksa untuk tersangka Andra Y Agussalam yang merupakan mantan Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II. Dalam kasus ini, KPK menduga Andra menerima suap dari Taswin Nur yang diduga merupakan tangan kanan pejabat dari PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Inti).

KPK menduga pemberian suap ke Andra itu berkaitan dengan proyek pengadaan baggage handling system (BHS) atau sistem penanganan bagasi di 6 bandara yang dikelola PT AP II. Andra diduga menerima uang SGD 96.700 sebagai imbalan atas tindakannya 'mengawal' agar proyek BHS dikerjakan oleh PT Inti.

Proyek itu nantinya dioperasikan di PT Angkasa Pura Propertindo (APP). Nilai proyek tersebut kurang-lebih Rp 86 miliar.
(zap/jbr)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com