detikNews
Jumat 23 Agustus 2019, 16:36 WIB

Amien Rais ke Jokowi: Tunda Pemindahan Ibu Kota, Dahulukan Masalah Papua

Ibnu Hariyanto - detikNews
Amien Rais ke Jokowi: Tunda Pemindahan Ibu Kota, Dahulukan Masalah Papua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais di Acara HUT ke-21 PAN di kolong Jalan Tol Pejagalan. (Ibnu Hariyanto/detikcom)
FOKUS BERITA: Rusuh di Tanah Papua
Jakarta - Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunda rencana pemindahan ibu kota negara. Amien meminta Jokowi fokus dulu menyelesaikan masalah di Papua dan Papua Barat.

"Ini masukan dari saya secara tulus ikhlas buat pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Pertama, tunda dulu mengenai pembicaraan pemindahan ibu kota, tunda dulu. Ada yang lebih mendesak lagi, yaitu kemarin kita sadar ada wake-up call, kita tersadarkan bahwa di Papua dan Papua Barat ada gejolak fenomena yang amat sangat memprihatinkan," kata Amien Rais di Acara HUT ke-21 PAN di kolong Jalan Tol Pejagalan, Jl Jembatan Tiga Raya, Pluit, Jakarta Utara, Jumat (23/8/2019).

Amien mengatakan gejolak yang terjadi di Papua dan Papua Barat tidak boleh disepelekan. Ia meminta pemerintahan lebih mementingkan penuntasan masalah di Papua itu daripada mengurusi yang lain.


"Ini harus diunggulkan, didahulukan untuk diselesaikan oleh Jokowi dan teman-teman yang sedang berkuasa. Saudara-saudara jadi saya ingatkan jangan pernah anggap enteng perkembangan di Papua dan Papua Barat," ujar Amien.

Kemudian Amien bicara soal negara-negara superpower, seperti Uni Soviet, Yugoslavia, yang kemudian runtuh dalam hitungan bulan. Karena itu, Amien mengatakan pemerintah harus melakukan pendekatan dari berbagai sisi terkait penanganan di Papua dan Papua Barat

"Nah kita NKRI jangan main-main. Jangan kita menyepelekan perkembangan di Papua. Karena itu tolong pendekatannya jangan hanya security approach, bahkan bukan economy approach atau political approach, tapi harus betul-betul multidimentional approach," sebutnya.


Selain itu, Amien mengingatkan soal adanya United Liberation Movement for West Papua (Gerakan Pembebasan untuk Papua Barat). Karena itu, pemerintah Jokowi diminta tak memandang remeh persoalan di Papua dan Papua Barat.

"Jadi pesan saya kepada Pak Jokowi, lihat sekarang United Liberation Movement for West Papua Papua, Gerakan Pembebasan untuk Papua Barat sudah mengagendakan agar referendum disidangkan untuk majelis umum yang akan datang Desember tahun ini. Jadi hati-hati jangan anggap remeh," ucap Amien.




Tonton Video Untung Rugi Kaltim Jadi Ibu Kota Baru:

[Gambas:Video 20detik]


(ibh/jbr)


FOKUS BERITA: Rusuh di Tanah Papua
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com