detikNews
Jumat 23 Agustus 2019, 13:05 WIB

40 Bangunan di Palu Dirobohkan untuk Proyek Jembatan V

Mohammad Qadri - detikNews
40 Bangunan di Palu Dirobohkan untuk Proyek Jembatan V Bangunan di Palu dirobohkan untuk Proyek Jembatan V. (Qadri/detikcom)
Palu - Puluhan lahan permukiman warga di Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Palu, Sulawesi Tengah, dieksekusi oleh pihak Pemerintah Kota Palu. Eksekusi dilakukan untuk pelebaran jalan proyek pembangunan jembatan V.

Dari pantauan dilokasi, sebanyak 40 unit permukiman lahan warga akan dirobohkan menggunakan ekskavator pada Jumat (23/8/2019).

Pemkot Palu menyampaikan pelebaran jalan dilakukan karena, pada akhir Desember 2019, pekerjaan untuk pembangunan jembatan penghubung Jalan Anoa 2 dan Jalan Jati Baru mulai dikerjakan.



"Eksekusi kita mulai pada hari ini, luas jalan Anoa 2 saat ini 4 meter, namun perluasan kita lakukan 2 meter ke kiri dan 2 meter ke kanan. Sehingga luas jalan adalah 8 meter. Dan semua sudah kita bayar pada tahun 2018," ungkap Kadis PU Palu Iskandar Arsyad kepada wartawan di lokasi eksekusi.

Menurutnya, dia tidak tahu-menahu terkait harga pembebasan lahan warga dan hanya ditugaskan untuk mengeksekusi lahan yang sebelumnya sudah ada kesepakatan dengan pemilik tanah dan dilunasi oleh negara.

"Sebagian besar hanyalah pagar rumah milik warga yang kita eksekusi, namun ada beberapa yang rumah utuh kita robohkan, tapi semua sudah aman 2018 kemarin. Namun ada beberapa warga yang keberatan, padahal sudah dilakukan transaksi," ucapnya



Dia mengatakan ada yang aneh pada warga di Jalan Anoa terkait pembebasan lahan. Padahal sebelumnya sudah ada kesepakatan dan pelunasan.

"Untuk sementara, eksekusi kita hentikan dan menyerahkan pihak kepolisian untuk menyelesaikan permasalahan atau penolakan yang dilakukan sejumlah warga," tuturnya.
(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com