detikNews
2019/08/23 04:59:58 WIB

Round-Up

Blokir Internet Papua Tuai Kritikan, Jokowi Anggap Demi Kebaikan

Tim detikcom - detikNews
Halaman 2 dari 2
Blokir Internet Papua Tuai Kritikan, Jokowi Anggap Demi Kebaikan Foto ilustrasi: Presiden Jokowi saat mengunjungi Asmat (Dok. Biro Pers Setpres)


Kritik terhadap langkah blokir internet sebenarnya disadari oleh Menteri Kominfo Rudiantara. Namun langkah itu perlu diambil demi kepentingan nasional. Pemerintah ingin Papua aman kembali.



Dia menjelaskan, kebijakan ini berawal dari pemberlakuakn throttling (perlambatan akses), kemudian belakangan layanan data tidak berfungsi. Meski begitu, tidak semua layanan komunikasi via ponsel mati. Warga masih bisa berkirim SMS atau melakukan komunikasi lewat telepon.

"Jadi tidak semua ditutup, Indonesia tidak represif lah seperti negara lain. Kalau negara lain kan binary, binary itu kan ada atau tidak ada, kita masih ada, voice masih ada," kata Rudiantara di Masjid Istiqlal, Gambir, Jakarta.

Blokir Internet Papua Tuai Kritikan, Jokowi Anggap Demi KebaikanMenkominfo Rudiantara (Rengga Sancaya/detikcom)

Polisi juga menjelaskan, pemblokiran layanan data di Papua berkaitan dengan jaminan keamanan. Khawatirnya bila internet tidak dibatasi, hoax bisa menyebar dan memprovokasi lebih banyak orang.



"Saya kira itu menjadi bagian strategi untuk kita bisa memberikan jaminan keamanan. Juga masyarakat dapat kepastian dari informasi yang ada, sehingga tidak mudah lagi orang yang punya niat tidak baik untuk menyebarkan berita-berita hoax yang mengarah pada hasutan," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2019).

Giliran pihak Istana bicara, yakni Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. Dia menegaskan, pemblokiran akses internet itu diputuskan dengan alasan yang jelas. Dia menegaskan kebijakan itu bukan mematikan akses internet tapi perlambatan akses internet.

"Sepanjang itu untuk keamanan nasional, itu prioritas. Bukan mematikan, tapi ada upaya untuk mempelambat," kata Moeldoko.

Sore hari, Presiden Jokowi menggelar jumpa pers di Istana Bogor, Jawa Barat. Dia menyatakan keputusan Kominfo yang menuai protes itu dijalankan demi kemaslahatan bangsa. "Ya itu semuanya untuk kepentingan, kebaikan kita bersama," kata Jokowi.


Tonton Blak-blakan Lenis Kogoya: Memadamkan Bara Papua

[Gambas:Video 20detik]


(dnu/fdu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com