detikNews
Kamis 22 Agustus 2019, 22:50 WIB

Selain LHKPN, KPK Minta Pansel Perhatikan Laporan Wajib Pajak Capim

Zunita Putri - detikNews
Selain LHKPN, KPK Minta Pansel Perhatikan Laporan Wajib Pajak Capim Ilustrasi KPK (Foto: Dok. detikcom)
Jakarta - KPK mendorong Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK untuk kritis terhadap integritas capim. KPK meminta pansel berfokus pada aspek integritas capim.

Aspek itu untuk mengukur integritas, menurut LHKPN. Namun tak hanya itu, KPK juga meminta pansel memperhatikan laporan wajib pajak capim.

"Kami juga sebenarnya berharap dalam beberapa diskusi aspek integritas calon, untuk menjadi perhatian yang paling utama bagi panitia seleksi, misalnya kepatuhan pajak itu juga penting sekali diperhatikan. Saya tidak tahu apakah pansel juga meminta informasi pada Direktorat Jenderal Pajak atau tidak, tapi itu domain dari pansel tapi kalau data ini didapatkan tentu akan sangat bagus ya," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2019).

Selain itu, Febri meminta pansel memperhatikan betul etika para capim. Dia meminta pansel tak memilih capim yang pernah melakukan perbuatan tercela.


"Termasuk juga apakah para calon itu pernah melakukan perbuatan tercela, atau tidak, karena ini saran yang disebut di pasal 29 undang-undang KPK," jelasnya.

Selain itu, terkait nama capim yang lolos tahap profile assessment besok, Febri berharap orang-orang yang lolos itu nantinya adalah orang yang bisa memperkuat KPK sebagai lembaga independen.

"Prinsip dasar sejak awal, kami berharap sederhana agar hasil dari kerja panitia seleksi ini itu bisa memperkuat KPK, bukan justru menghasilkan aktor-aktor bermasalah, misalnya orang-orang bermasalah yang beresiko merusak KPK dari dalam. Jangan sampai itu terjadi," tegasnya.
(zap/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com