detikNews
Kamis 22 Agustus 2019, 20:31 WIB

Round-Up

Cerita Bundaran HI: Habis Bambu, Terbitlah Ornamen Batu

Tim detikcom - detikNews
Cerita Bundaran HI: Habis Bambu, Terbitlah Ornamen Batu Instalasi batu gabion di Bundaran HI Jakarta Pusat. (Alfons/detikcom)
Jakarta - Dari instalasi bambu, kini muncul ornamen batu. Keranjang besar berisi batu kini menjadi 'pembeda' di Bundaran HI.

"Yang kami pasang merupakan ornamen kota yang kami beri nama 'Instalasi Gabion'," ujar Kepala Dinas Kehutanan DKI Suzi Marsita saat dihubungi, Kamis (22/8/2019).

Instalasi Gabion, yang disebut merupakan hasil tim kreatif Dinas Kehutanan, ini juga punya makna. Tiga beronjong atau keranjang besar batu disebut melambangkan air, udara, dan tanah yang menyelaraskan lingkungan.


"Ornamen batu yang digunakan diasumsikan sebagai kekuatan internal. Batu karang (sebagai) lambang kekuatan di tengah sapuan ombak, terikat dalam satu ikatan (yang) bisa dilambangkan kesatuan," tuturnya.

https://www.detik.com/tag/instalasi-batu-gabion/?tag_from=tag_detail&_ga=2.254296584.1665783714.1566184565-1882200234.1500361560Foto: Grandyos Zafna/detikcom

Instalasi Gabion dengan anggaran Rp 150 juta ini juga dilengkapi tanaman hias penyerap polutan yang disusun alami. Tanaman hias bugenvil ini, menurut Suzi, menggambarkan suasana alam atau natural di tengah kota metropolitan.

Mengapa harus keranjang isi batu? Selain menjadi simbol kekuatan dan persatuan, instalasi batu gabion, yang dipasang pada 16 Agustus, dinilai paling cocok dengan kondisi Ibu Kota.


"Gabion konstruksinya sederhana dapat dikerjakan tanpa mesin berteknologi tinggi. Dapat dipasang pada lingkungan beragam, baik di tempat kering maupun di air," imbuh Suzi.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut instalasi batu gabion di Bundaran HI merupakan bagian dari penataan taman kota. Instalasi gabion, menurutnya, hal biasa.

https://www.detik.com/tag/instalasi-batu-gabion/?tag_from=tag_detail&_ga=2.254296584.1665783714.1566184565-1882200234.1500361560Foto: Grandyos Zafna/detikcom

Sebelumnya, di lokasi yang sama, instalasi bambu Getah Getih terpasang selama 11 bulan. Instalasi Getah Getih dibongkar pada Rabu (17/7) malam lalu karena kondisinya sudah rapuh akibat faktor cuaca.


"Taman biasa, itu rancangannya dari Dinas Pertamanan, namanya kan nanti Dinas Pertamanan dan Hutan Kota. Jadi rancangan begitu sama seperti taman-taman yang lain, biasa saja. Tentu lah (untuk mempercantik), memang untuk apalagi kalau bukan mempercantik?" ujar Anies terpisah.
(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com