detikNews
Kamis 22 Agustus 2019, 19:46 WIB

Polda Metro Tetap Tindak Anggota Polri yang Gunakan Pelat Palsu

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Polda Metro Tetap Tindak Anggota Polri yang Gunakan Pelat Palsu Kasubdit Registrasi dan Identifikasi Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sumardji/Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom
Jakarta - Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKP) atau pelat nomor kendaraan palsu yang dibuat di pinggir jalan masih banyak digunakan para pengendara. Jika anggota Polri ikut menggunakan nopol itu, pihak Provos akan menindak anggota Polri tersebut.

"Terkait anggota polisi gunakan pelat palsu, tentu mekasnismenya sudah ada. Di kepolisian kita ada Bin Provos. Jadi pembinaan disiplin itu ada di Provos," kata Kasubdit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sumardji dalam wawancara khusus dengan detikcom di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Tidak ada pengecualian lolos tilang dari pengendara yang menggunakan nomor polisi palsu termasuk anggota polisi. Sumardji menyebut Provos selalu melakukan razia-razia kepada anggota polisi.





"Misalnya ada polisi (melanggar) ya Provos disetiap saat melakukan tindakan. Kan ada razia-razia dilakukan aparat Provos ada operasi gabungan dengan Pom TNI melakukan tindakan di jalan. Kalau TNKB palsu ya ditindak sesuai aturan di instansi masing-masing," tutur Sumardji.

Polisi melarang para pengendara menggunakan pelat nomor yang bukan dikeluarkan dari Samsat. Para pengendara yang ingin membuat pelat nomor wajib mengajukan permohonan pembuatan pelat di Samsat dengan cara menunjukan surat-surat kendaraan serta identitas diri.




Jika pengendara tetap menggunakan pelat palsu, polisi tetap menilang pengendara tersebut. Polisi lalu lintas juga dibekali pengetahuan untuk membedakan mana pelat asli keluaran Samsat dan yang bukan keluaran Samsat.

"TNKB ini punya ciri-ciri khusus yang nggak bisa dituru oleh para pembutan TNKB yang murahan di pinggir jalan," pungkasnya.




Tonton Video Demi Hindari Tilang Elektronik, Muncul Modus Pelat Palsu:

[Gambas:Video 20detik]


(sam/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com