detikNews
Rabu 21 Agustus 2019, 17:56 WIB

Vonis Inkrah, 2 Eks Pejabat Kemenag Penyuap Rommy Dieksekusi KPK

Zunita Putri - detikNews
Vonis Inkrah, 2 Eks Pejabat Kemenag Penyuap Rommy Dieksekusi KPK Haris Hasanudin ketika dieksekusi jaksa KPK ke penjara (Foto: dok KPK)
Jakarta - Dua mantan pejabat Kementerian Agama (Kemenag) dieksekusi jaksa KPK ke lembaga pemasyarakatan (lapas) setelah vonisnya dinyatakan berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Keduanya yaitu Haris Hasanudin dan M Muafaq Wirahadi sebelumnya divonis bersalah telah memberikan suap ke mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy.

"Haris ke Lapas Kelas I Tangerang dan Muafaq ke Lapas Kelas I Surabaya Porong," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (21/8/2019).

Haris akan menghuni selnya selama 2 tahun, sedangkan Muafaq 6 bulan lebih rendah dibandingkan hukuman Haris. Baik Haris maupun Muafaq dijerat KPK karena memberikan suap ke Rommy untuk membantunya mendapatkan jabatan di Kemenag Jawa Timur.

Vonis Inkrah, 2 Eks Pejabat Kemenag Penyuap Rommy Dieksekusi KPKM Muafaq Wirahadi (Foto: dok KPK)




Selain 2 orang itu, KPK mengeksekusi 2 terpidana lainnya yaitu Cipto Wiyono dan Mustofa Kamal Pasa. Cipto adalah mantan Sekda Malang yang dijerat KPK terkait kasus suap pembahasan APBD-P Kota Malang di tahun 2015, sedangkan Mustofa merupakan mantan Bupati Mojokerto yang terbukti bersalah dalam kasus suap pembangunan menara telekomunikasi.

Cipto dieksekusi ke Lapas Kelas I Madiun, sedangkan Mustofa dieksekusi ke Lapas Kelas 1 Surabaya Porong. Cipto akan menghuni penjara selama 3 tahun, sedangkan Mustofa agak lebih lama yaitu 8 tahun.

"Para terpidana tersebut dieksekusi berdasarkan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap dan akan menjalani masa hukuman sesuai dengan putusan pengadilan terhadap masing-masing," ucap Febri.
(dhn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com