detikNews
Rabu 21 Agustus 2019, 16:40 WIB

Kejagung Tunggu Surat KPK untuk Nonaktifkan 2 Jaksa Tersangka Suap

Zunita Putri - detikNews
Kejagung Tunggu Surat KPK untuk Nonaktifkan 2 Jaksa Tersangka Suap ILUSTRASI/Kompleks Kejagung/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menunggu surat dari KPK untuk menonaktifkan dua jaksa yang menjadi tersangka kasus dugaan suap yakni Eka Safitra dan Satriawan Sulaksono.

"Kami menunggu dari KPK untuk surat penangkapan tersangka, untuk itu kami lakukan pemberhentian sementara. Smbil nunggu nanti putusan bersifat tetap untuk pemberhentian secara permanen," ujar Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas), Muhammad Yusni di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2019).

Yusni menerangkan kedua jaksa tetap akan menerima gaji bila diberhentikan sementara. Besarannya 50 persen dari gaji pokok.





"Yang bersangkutan akan menerima penghasilan 50 persen dari gaji pokok, itu ketentuannya sebagaimana diatur oleh Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2008," katanya.

Yusni berharap agar tak ada lagi jaksa yang tersandung kasus korupsi. Dia berharap agar proses hukum termasuk tindakan internal dari Kejaksaan bisa menimbulkan efek jera.




"Sekali lagi mengharap inilah yang terakhir, jangan sampai ada terulang kembali seperti ini. Kami dari pengawasan tidak kurang kurangnya ikut membina, melakukan pemeriksaan-pemeriksaan inspeksi dan sebagainya. Kami harapkan jadikan contoh ini efek jera kepada rekan-rekan yang lain," kata dia.




Tonton Video JaksaKPK Ungkap Bowo Sidik Minta Uang Muka Suap Rp 1 M:

[Gambas:Video 20detik]


(zap/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com