detikNews
Rabu 21 Agustus 2019, 01:10 WIB

Menkumham: 258 Napi Lapas Sorong yang Kabur Terus Dikejar

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Menkumham: 258 Napi Lapas Sorong yang Kabur Terus Dikejar Foto: Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly (Ari Saputra)
Jakarta - Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly mengatakan sebanyak 258 narapidana (napi) Lapas Sorong, Papua Barat masih berstatus melarikan diri dan pihaknya masih melakukan pengejaran. Peristiwa larinya ratusan penghuni lapas disebabkan pembakaran lapas oleh diduga warga binaan yang terprovokasi aksi unjuk rasa di Sorong.

"Kami sedang bekerja sama dengan pemerintah daerah supaya bisa membantu penanganan masalah tersebut. Yang lari akan terus kita kejar," kata Yasonna di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa (20/8/2019).


Yasonna menerangkan demonstrasi disertai anarkistis memicu para penghuni lapas melakukan perlawanan ke petugas/. Sebelumnya kabur, mereka juga menyerang petugas.

"Ini kan kejadian ada demo dari luar, diprovokasi, dilempar dari luar sehingga dari dalam juga menyerang ke petugas, kesempatan mereka," ujar dia.


Sebagaimana diketahui berdasarkan data, Lapas Sorong dihuni 547 narapidana. Usai demonstrasi kemarin (19/8), napi yang masih berada di lapas sebanyak 289 orang. Peristiwa ini menyebabkan seorang petugas lapas terluka saat hendak menghentikan upaya para napi kabur.

Keributan sudah terjadi di Lapas Sorong sejak kemarin siang. Pada sore hari api muncul dari salah satu ruang lapas. Diketahui warga binaan juga menjebol dinding tembok keliling bagian kanan lapas, jendela ruang registrasi.

Sisi tembok yang dijebol itu menjadi jalan keluar warga binaan dari lapas.



Insiden Papua, Amnesty International Ingatkan Hal-hal Ini ke Jokowi:

[Gambas:Video 20detik]


(aud/aud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com