detikNews
Selasa 20 Agustus 2019, 18:50 WIB

Pro-Bamsoet Kritik Kantor Golkar Dijaga AMPG

Mochamad Zhacky - detikNews
Pro-Bamsoet Kritik Kantor Golkar Dijaga AMPG Foto: Kegiatan orientasi kader AMPG di kantor DPP Golkar (Dok. Istimewa)
Jakarta - Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Mustafa Raja, menepis isu pengerahan preman ke kantor DPP Golkar. Mustafa menyebut sekelompok orang yang berada di DPP Golkar merupakan kader AMPG.

Mengenai pengerahan preman untuk menjaga kantor DPP Golkar awalnya disampaikan Waketum AMPG Nofel Saleh. Nofel menyebut Ketum Golkar Airlangga Hartarto mengerahkan ratusan preman untuk menjaga kantor DPP Golkar di Jl Anggrek Neli, Palmerah, Jakarta Barat.

"Jadi ketum Airlangga Hartarto itu memakai preman-preman untuk menjaga DPP. Saya juga nggak tahu apa yang dijaga. Sedangkan DPP itu tak pernah melakukan kegiatan apa pun. Sekarang kader-kader mau masuk pada nggak bisa," kata Nofel kepada wartawan, Selasa (20/8/2019).


Nofel menyebut ada ratusan preman yang dikerahkan untuk menjaga DPP Golkar. Nofel sendiri diketahui merupakan salah satu anggota timses Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang maju sebagai calon Ketum Golkar.

"Jadi gini, teman-teman pengurus pleno itu menanyakan kepada ketum, kapan pleno dilaksanakan? Kita kirim surat, surat itu tidak ditanggapi tetapi malah hari ini ketum memakai preman-preman sekitar 400-700 orang untuk menduduki DPP supaya tidak boleh ada kader yang masuk, kan aneh," terangnya.

Nofel menyebut preman-preman tersebut bukan anggota AMPG, tetapi sengaja diberikan atribut AMPG "Ya itu, ketum yang memerintahkan preman dipakein baju AMPG. Jadi itu bukan anak-anak AMPG, itu preman-preman," ujar dia.

Pro-Bamsoet Sebut Kantor Golkar Dijaga Preman, AMPG Beri PenjelasanFoto: Kegiatan orientasi kader AMPG di kantor DPP Golkar (Dok. Istimewa)

Mustafa pun menepis pernyataan Nofel. Dia memastikan orang-orang beratribut AMPG di kantor DPP Golkar memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) AMPG.

"Nggak benar (ada pengerahan preman), karena mereka sudah punya kartu anggota, KTA. Ada yang masih mengisi formulir tapi sebagian besar mereka... Kan kalau orang mau masuk AMPG kan nggak bisa kita larang," ucap Mustafa dikonfirmasi terpisah.


Dia menjelaskan di kantor DPP Golkar memang ada kegiatan orientasi kepada kader AMPG. Dalam kegiatan tersebut kader AMPG diberikan pemahaman tentang Golkar.

"Tadi sebagai pengisi materi menyampaikan bahwa AMPG itu adalah instrumen sayap organisasi Partai Golkar. Tadi tuh ada dua, ada pemuda dan perempuannya, masing-masing punya program sendiri-sendiri," papar Mustafa.

"Kedua, karena masih banyak yang baru maka saya ngisi orientasi. Pemahaman Partai Golkar, seperti sayap dan di dalam Partai Golkar itu tujuannya menjaga harkat, martabat, marwah Partai Golkar," imbuhnya.


Mustafa mengatakan kegiatan orientasi kader AMPG itu akan berlangsung selama tiga hari. Ia menegaskan tak ada aktivitas lain di luar kegiatan orientasi.

"Nah oleh karena itu kami setiap saat melakukan orientasi. Hanya kebetulan waktunya baru sekarang. Kenapa? Ya karena tentu saja kita melihat dinamika yang ada. Kita kan nanti menjelang munas atau semua, nah kita harus mempersiapkan itu," tutur Mustafa.

"Jadi orientasi yang kita buat ini urusan AMPG, 2-3 hari. Nanti juga akan kita undang pembicara. Baik dari perspektif hukum, politik, ya mereka kan juga berhak mendapatkan materi seperti itu," ucapnya.




Tonton Video Tepis Airlangga, Bamsoet Ingin Munas Golkar Sebelum Oktober 2019:

[Gambas:Video 20detik]


(zak/tsa)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com