detikNews
Senin 19 Agustus 2019, 20:15 WIB

Ada Konflik Pengurus di Apartemen Mediterania, Ini Kata Anies

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Ada Konflik Pengurus di Apartemen Mediterania, Ini Kata Anies Anies Baswedan (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Ombudsman Jakarta Raya menyebut ada konflik antarpengurus di Apartemen Mediterania, yang menyebabkan dicabutnya listrik penghuni. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji akan merevisi Pergub 132 Tahun 2018 tentang Pembinaan Pengelolaan Rusun Milik yang bisa memberikan kewenangan ke Pemprov DKI untuk memberi sanksi.

"Kita sedang finalkan aturannya. Yang jelas, pergub yang mengatur rumah susun itu dirancang untuk memberikan keadilan. Karena di rusun selama ini ada ketidakadilan," kata Anies di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019).




Anies mengatakan selama ini banyak pengurus apartemen yang sewenang-wenang. Hal itu menyebabkan minat warga tinggal di apartemen menurun.

"Para penghuninya bisa diperlakukan semena-mena dan itu membuat kemauan warga untuk tinggal di rusun jadi menurun," jelas Anies.

Anies sedang menginventarisasi masalah yang ada di rusun. Hasil revisi pergub akan diumumkan segera.

"Itu semua sekarang kita inventarisasi dan akan kita buat tambahan aturan untuk mengendalikan situasi polarisasi dan friksi dalam organisasi," terangnya.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya Teguh Nugroho mengatakan terjadi konflik antara pengembang dan warga yang tergabung dalam kepengurusan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) di Apartemen Mediterania. Teguh menuturkan terdapat beberapa warga yang listriknya diputus hingga 27 hari.

"Ada warga yang sampai 27 hari sekarang nih listrik sama airnya dimatikan. Padahal dia ini pengurus P3SRS yang dia sahkan," kata Teguh saat dihubungi, Senin (19/8/2019).
(fdu/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com