detikNews
Senin 19 Agustus 2019, 16:37 WIB

Laporan Dari New Delhi

Dulu Darmasiswa di Unpad, Kini Penyiar Radio Berbahasa Indonesia di India

Haris Fadhil - detikNews
Dulu Darmasiswa di Unpad, Kini Penyiar Radio Berbahasa Indonesia di India Kishor Kumar Das, penyiar AIR yang fasih berbahasa Indonesia (Foto: Haris Fadhil/detikcom)
New Delhi - Radio merupakan salah satu media yang digunakan di sejumlah negara untuk menyebarkan, begitu juga di India. Di negara dengan penduduk sekitar 1,3 miliar orang ini, radio bukan cuma digunakan untuk menyebarkan informasi ke penduduknya, namun juga untuk menginformasikan tentang India ke seluruh dunia.

Adapun radio yang dapat tugas untuk menyebarkan berita tentang India adalah All India Radio (AIR) yang merupakan radio milik pemerintah. Siaran radio ini bisa didengar didengar di seluruh negara, termasuk Indonesia.

Ditemui di kantor All India Radio, New Delhi, India, Senin (19/8/2019), External Services Division Director AIR, Amlanjyoti Mazumdar, menyebut siaran eksternal AIR disiarkan dalam 27 bahasa. Terdiri dari 12 bahasa India dan 15 bahasa asing termasuk bahasa Indonesia.

"Ada 27 bahasa, 15 bahasa asing, 12 bahasa India. Bahasa Indonesia itu salah satu yang primer ya karena ada juga ada hubungan panjang Indonesia-India. Banyak juga yang dilakukan bersama," ujar Mazumdar dalam bahasa Inggris.


Amlanjyoti Mazumdar saat berbincang.Amlanjyoti Mazumdar saat berbincang. Foto: Haris Fadhil/detikcom


Dia menyebut pemberitaan di negara-negara lain terdiri dari informasi internasional, informasi regional dan informasi dari dalam negeri India. Mazumdar menceritakan setidaknya ada 1.000 chanel TV, 76.000 ribu koran yang terdaftar dan banyak lagi media online yang belum diatur sehingga belum terhitung jumlahnya.

"India punya banyak media. Largest print media, 76.000 newspapers, 1.000 TV channel dan lainnya," ucapnya.

Mazumdar kemudian memperkenalkan penyiar AIR yang khusus menangani siaran bahasa Indonesia, Kishor Kumar Das dan Anita Das, yang merupakan suami istri. Keduanya selalu mengudara di Indonesia pada pukul 14.15-15.15 waktu India atau mulai sekitar pukul 15.45 WIB di frekuensi (Khz) 15770, 17510, dan 17875.

Kumar dan Anita lancar berbahasa Indonesia. Keduanya mengatakan sudah siaran dalam bahasa Indonesia setidaknya selama 20 tahun.

Rupanya, Kumar merupakan salah satu penerima Darmasiswa dan belajar di Unpad pada 1983 hingga 1985. Darmasiswa merupakan salah satu program pemberian beasiswa oleh Pemerintah RI kepada warga negara asing dari negara sahabat untuk belajar bahasa, seni, dan budaya Indonesia pada perguruan tinggi di Indonesia.

"Saya belajar di Unpad dulu 3 tahun dari 1983 sampai 1985," ucap Kumar.

"Bahasa Indonesia dulu saya belajar di sini. Selama proses belajar bahasa Indonesia lama kelamaan saya minat ke Indonesia. Lalu saya dipilih oleh pemerintah India untuk dikirim ke Indonesia lewat darmasiswa," lanjutnya.


Anita Das saat siaran.Anita Das saat siaran (Foto: Haris Fadhil/detikcom)


Sifat program darmasiswa ini adalah non-gelar yang bertujuan untuk mempromosikan bahasa, seni, dan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional. Program ini juga merupakan timbal-balik (resiprokal) pemberian beasiswa antara Indonesia dengan negara mitra serta menjadi salah satu unsur diplomasi pendidikan dan kebudayaan.

Kembali ke Kumar, dia mengaku senang bisa siaran dalam bahasa Indonesia. Kumar juga mengatakan dirinya sering mendapat surat atau email dari pendengar di Indonesia.

"Saya dulu sering dapat surat. Tapi sekarang dapatnya email. Dari orang di Sulawesi, dari Maluku. Wah ternyata siaran saya didengar sama warga di sana, senang sekali," ucap Kumar yang menjabat merupakan Head of Indonesian Service.




Dia menjelaskan siaran dalam bahasa Indonesia biasanya berisi berita, pembahasan isu-isu tertentu dan pemutaran lagu-lagu India.

"Kepada pendengar di mana pun berada, beberapa mata acara yang kami sajikan hari ini adalah sebagai berikut, wartaberita, komentar, lagu, tinjauan press India serta laporan khusus mengenai penyelenggaraan hari ulang tahun kemerdekaan India yang ke-73 dan pidato perdana menteri dari Benteng Merah dan seperti biasa kami akan menutup siaran kami dalam sari acara besok harinya," ucap Kumar saat menyapa para pendengarnya dari dalam studio AIR New Delhi.
(haf/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com