detikNews
Senin 19 Agustus 2019, 14:21 WIB

Menteri Siti: Karhutla Parah Dipengaruhi Panjangnya Hari Tanpa Hujan

Hendra Kusuma - detikNews
Menteri Siti: Karhutla Parah Dipengaruhi Panjangnya Hari Tanpa Hujan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya mengatakan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah lebih kondusif. Dia mengatakan saat ini Satgas Karhutla masih bisa mengontrol titik-titik panas (hotspot) karhutla.

"Kita akan rapat di Menko Polhukam. Kalau lihat fluktuasi hotspot-nya, sebetulnya masih bisa dikontrol oleh satgasnya. Yang paling berat waktu angkanya masih di atas 1.000-an tanggal 4, 5, 6 Agustus, kemarin sih udah turun jadi 900-an," kata Siti di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (19/8/2019).


Dia mengatakan hotspot paling banyak ditemukan di Kalimantan Barat (Kalbar). Siti mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam menangani karhutla.

"Di Kalbar tadinya yang paling banyak sampai 500 sekian angkanya hotspot-nya sekarang sudah 300-400. Dari situ kita ikutin terus saya sudah komunikasi terus dengan gubernur," tuturnya.

Siti mengatakan karhutla tahun ini lebih parah dibanding tahun lalu karena faktor cuaca. Namun, dia mengatakan pemerintah sudah mengantisipasi karhutla meluas.


"Memang (cuaca) lebih panas kan. Dan hari tanpa hujan lebih panjang," kata dia.

"Oh banyak lah (upaya). Itu kan sudah ada standarnya, sudah ada perintah presiden untuk pencegahan, untuk patroli monitoring hotspot, untuk pengendalian pemadaman dan sebagainya. Kalau sekarang helinya sudah ada 35 atau 45 dari BNPB," sambungnya.



Karhutla Tiap Tahun, Moeldoko: Memang Tak Mudah:

[Gambas:Video 20detik]


(hek/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com