detikNews
Senin 19 Agustus 2019, 13:21 WIB

Kondisi Terminal Bubulak Bogor Rusak Berlubang, Kalau Hujan Jadi 'Kolam'

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kondisi Terminal Bubulak Bogor Rusak Berlubang, Kalau Hujan Jadi Kolam Foto: Terminal Bubulak Bogor (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Bogor - Kondisi Terminal Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, memprihatinkan. Banyak jalanan di terminal ini yang rusak parah.

Pantauan detikcom, Senin (19/8/2019) di lokasi, jalur pemberangkatan dan kedatangan kendaraan umum di Terminal Bubulak rusak parah. Ada banyak lubang-lubang besar.

Pada bagian dalam stasiun juga banyak jalan berlubang dan berkerikil. Selain itu, jarang terlihat adanya rambu-rambu dan petunjuk informasi di terminal ini.


Kondisi bangunan di Terminal Bubulak tampak tak terawat. Hal ini terlihat dari banyaknya bangunan yang sudah tua. Kayu-kayu yang menjadi pondasi pun terlihat rapuh.

Seorang supir angkutan umum (angkot) trayek 03, Dayat mengatakan, jalanan di Terminal Bubulak sudah lama rusak. "Ya itu bisa dilihat, jalanan pada rusak, banyak bangunan yang rusak dan tua. Jalanan di sini rusak dari sekitar 5 tahun yang lalu kalau tidak salah," katanya, di Terminal Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Dia menambahkan, sekitar tahun 2017 lalu, Terminal Bubulak pernah diperbaiki. Namun, kata Dayat, perbaikan yang dilakukan hanya penambalan jalan saja.

"Nggak, bukan perbaikan besar. Cuma jalan yang berlubang ditambal-tambal saja oleh pemerintahan setempat," lanjut dia.


Sopir angkot ini juga menjelaskan bahwa sebagian bangunan di Terminal Bubulak sudah tua dan banyak asbes yang rusak.

"Kalau hujan, bocor. Jalan juga kalau hujan jadi seperti kolam. Saya belum mendengar bakal ada perbaikan lagi," ungkapnya.

Dayat mengatakan kondisi Terminal Bubulak sepi penumpang. Hal ini dikarenakan adanya Terminal Laladon yang berlokasi di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor.

Menurut Dayat, letak antara Terminal Laladon dan Bubulak berdekatan. Karena Terminal Laladon berlokasi di tempat strategis, yakni beradi di jalan utama, maka Terminal Bubulak menurut Dayat menjadi kalah saing.


"Sekarang Terminal Bubulak lebih dipakai sebagai tempat peristirahatan sopir saja," jelas dia.

Dayat berharap ada perbaikan ke depannya. Hal ini agar semua sopir bisa mendapat penghasilan yang memadai.

"Kalau saya dan sopir di sini inginnya digabung saja Terminal Bubulak dan Laladon. Dibuat satu tempat baru gitu sebagai lokasi menunggu penumpang dan peristirahatan sopir. Kalau ada 2 terminal yang berdekatan gini kan jadi bersaing, salah satu pasti kalah," bebernya.




Kemenhub Rencana Bangun Terminal Sekelas Bandara:

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com