detikNews
Minggu 18 Agustus 2019, 20:38 WIB

Pemkot Jambi Liburkan Paud hingga SD Imbas Kualitas Udara yang Tak Sehat

Ferdi Almunanda - detikNews
Pemkot Jambi Liburkan Paud hingga SD Imbas Kualitas Udara yang Tak Sehat Foto: Kabut asap di Jambi kembali pekat (Ferdi-detik)
Jambi - Pemerintah Kota Jambi meliburkan kegiatan belajar mengajar tingkat Paud (pendidikan anak usia dini) hingga SD atau sederajat pada Senin esok hari. Sekolah diliburkan imbas asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai pekat.

"Kita akan liburkan kegiatan belajar mengajar di tingkat Paud hingga TK pada seminggu mendatang, lalu untuk tingkat SD sederajat kita liburkan tiga hari untuk kelas I hingga kelas IV, untuk kelas V dan VI jam belajarnya akan dikurangi, serta untuk tingkat SMP-SMA sederajat masih masuk namun sedikit dikurangi aktivitas di luar sekolah,'' kata Wali Kota Jambi, Syarif Fasha kepada wartawan di Griya Mayang rumah dinas, Jalan Prof. Dr. Sri Sudewi Maschun Sopyan, Telanaipura, Kota Jambi, Minggu (18/8/2019).



Kondisi asap di Jambi sejak beberapa hari kemarin memang terlihat mengkhawatirkan. Kondisi asap ini berada dalam level tidak sehat dan berbahaya.

"Dari data terkini, tingkat Indeks Standar Pencemaran Udara (Ispu) pada pagi hari tadi memang masuk dalam kondisi tidak sehat, serta berbahaya. Kondisi Ispu ini akan terus dilaporkan setiap 1x24 jam kepada masyarakat. Dan kita mengimbau bagi orang tua yang anaknya diliburkan bersekolah untuk tidak membiarkan anaknya beraktifitas di luar rumah. Lalu bagi masyarakat di Kota Jambi diminta untuk tetap menggunakan masker selama beraktifitas di luar,'' kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, Ardi saat dihubungi detikcom.



Berdasarkan sumber DLH Kota Jambi tingkat Ispu itu pada pukul 08.30 WIB mencapai angka indeks 318 dengan kategori berbahaya, lalu pada pukul 09.00 WIB angka indeks mencapai 406 dengan kategori berbahaya. Kemudian pukul 11.30 WIB angka indeks 310 kategori berbahaya, pukul 12.30 WIB angka indeks 198 dengan kategori sangat tidak sehat.

Selanjutnya pukul 13.00 WIB angka indeks 114 kategori tidak sehat. Hingga pada sore harinya pada pukul 15.30 WIB angka indeks 51 dengan kategori sedang.

Sementara berdasarkan pantauan Sensor Modis (Satelit Terra & Aqua ) dan Saoumi NPP tingkat kepercayaan di atas 50 persen per tanggal 18 Agustus pada sore harinya pukul 16.00 WIB total hotspot kembali bertambah menjadi 16 titik hotspot di wilayah Provinsi Jambi. Hotspot itu naik pada pagi harinya yang hanya terpantau 6 titik hotspot.


(knv/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com