detikNews
Minggu 18 Agustus 2019, 14:14 WIB

Rombongan Pendaki Batal Bentangkan Bendera di Puncak Kerinci

Ferdi Almunanda - detikNews
Rombongan Pendaki Batal Bentangkan Bendera di Puncak Kerinci Foto: Rombongan terpaksa batalkan acara bentangkan bendera merah putih di Puncak Kerinci (Dok ist)
Jambi - Seorang mahasiswi asal Pariaman Utara, Sumatera Barat, terpaksa tidak dapat melanjutkan untuk mendaki bersama rombongannya di Gunung Kerinci, Jambi. Alhasil, rombongan mahasiswa dan mahasiswi yang ingin bentangkan merah putih di puncak Kerinci pun batal.

Mahasiswi dari kampus Institut Teknologi Padang Sumatera Barat bernama Anggina Putri Anaki itu, tiba-tiba tidak sadarkan diri karena mengalami kelelahan saat berada di ketinggian gunung 3100 Mdpl atau 3100 meter di atas permukaan laut.

"Saat itu pihak TNKS mendapatkan laporan dari tim yang berada di lokasi bahwa ada salah satu orang pendaki di gunung Kerinci yang tidak sadarkan diri. Ia tidak sadarkan diri karena mengalami kelelahan saat akan mendaki. Ia kita ketahui berada di atas 3100 Mdpl pada malam hari sekitar pukul 19.00WIB dan baru dapat kita evakuasi untuk turun dari gunung pada siang ini, mengingat kondisi di gunung malam itu sedang kondisi hujan,'' kata Humas Basarnas Jambi, Lutfi kepada detikcom, Minggu (18/8/2019).



Mahasiswi itu di ketahui mendaki pada Kamis (15/8) ia yang saat itu dengan 8 orang rombongan dari mahasiswa pencinta alam (Mapala) mendaki gunung Kerinci, Jambi untuk dapat menggelar upacara bendera merah putih dalam rangka HUT RI Ke-74 pada 17 Agustus 2019.

Namun upaya mahasiswi Asal Sumatera Barat itu bersama rombongannya gagal untuk dapat menggelar upacara bendera merah putih tersebut demi menunjukkan kecintaan mereka pada NKRI. Mahasiswi itu baru dapat sadarkan diri pada pagi harinya dengan kondisi yang masih sangat lemah untuk kemudian harus terpaksa dievakuasi oleh pihak Basarnas Jambi untuk turun dari atas gunung.

"Siang ini tim dari Basarnas Jambi sudah berada di lokasi tempat mereka beristirahat. Mahasiswi dan rombongannya itu rencana mendaki gunung untuk dapat menggelar upacara bendera merah putih dalam rangka HUT RI. Namun melihat kondisi si mahasiswi itu masih lemah dan baru dapat sadarkan, mereka bersepakat terpaksa membatalkan untuk mendaki ke puncak tertinggi gunung,'' ujar Lutfi.



Saat ini kondisi mahasiswi itu masih dalam kondisi lemah, ia harus terpaksa di evakuasi oleh tim Basarnas Jambi di atas Gunung Kerinci untuk turun dengan cara di papah. Para rombongan juga ikut turun dan membantu temannya itu untuk bisa turun dari atas gunung sehingga gelaran membentangkan bendera merah putih di puncak Kerinci batal dilakukan.
(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com