detikNews
Minggu 18 Agustus 2019, 08:59 WIB

NasDem Ingin Ada Evaluasi UUD 1945 Secara Menyeluruh Sebelum Diamendemen

Eva Safitri - detikNews
NasDem Ingin Ada Evaluasi UUD 1945 Secara Menyeluruh Sebelum Diamendemen Foto: Tsarina Maharani-detikcom
Jakarta - Partai NasDem belum menentukan sikap apakah akan kembali ke UUD 1945 yang asli atau amendemen terbatas terhadap UUD 1945. NasDem lebih memilih dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap UUD 1945 sebelum diamendemen.

"Kami NasDem tentu menyambut baik gagasan terkait dengan evaluasi menyeluruh terkait dengan konstitusi negara UUD 1945 dan amendemennya," ujar Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate, ketika dihubungi, Minggu (18/8/2019).
Menurut Johnny, evaluasi menyeluruh tersebut untuk mengetahui apakah jalannya negara ini sudah berada di bawah payung konstitusi yang membawa Indonesia menuju cita-cita proklamasi atau tidak.

"Atau bahkan membawa Indonesia jauh dari cita-cita proklamasi atau jauh dari pandangan hidupnya," ucapnya.

Dikatakan Johnny, wacana kembali ke UUD 1945 yang asli telah beberapa kali diungkapkan oleh para tokoh bangsa senior.

"Itu ada banyak tokoh masyarakat, tokoh politik senior, termasuk Pak Try Sutrisno sudah menyampaikan, 'kita membutuhkan evaluasi menyeluruh terhadap jalannya kehidupan kebangsaan setelah UUD 1945 dilakukan amendemen 4 kali'. Bahkan Pak Try sendiri sudah berulang kali menyampaikan ingin kembali ke UUD 1945 dan melaksanakan secara murni dan konsekuen," tuturnya.
Namun Johnny menegaskan pihaknya lebih sepakat jika dilakukan evaluasi secara menyeluruh terlebih dahulu terhadap UUD 1945.

"Kami sepakat untuk melakukan evaluasi secara komprehensif baru dapat kesimpulan, apakah kita melakukan amendemen subtansif termasuk yang menjadi catatan terhadap UUD 1945. Tetapi tentu tidak ingin itu dilakukan tanpa diatasi dengan evaluasi menyeluruh dan analisa yang komprehensif," tuturnya.

Sebelumnya, Ketum Partai Gerindra Prabowo ingin kembali ke UUD 45 yang asli. Lalu jika masih ada kekurangan menurutnya bisa dilakukan adendum.
"Gerindra sudah jelas, perjuangan kita kembali UUD 45 yang asli, jadi amendemen untuk GBHN bagi kita tidak masalah, kita ingin lebih dari itu kembali ke UUD 45 yang asli," ujar Prabowo usai upacara peringatan HUT RI di kantor DPP Gerindra, Jalan Harsono RM, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8/2019).

"Kemudian kalau ada kekurangan bisa adendum perbaikan. Batang tubuhnya bagi kita ingin kembali (UUD 45 yang asli)," lanjut dia.




Seberapa Penting Amandemen Konstitusi?:

[Gambas:Video 20detik]


(eva/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com