detikNews
Kamis 15 Agustus 2019, 18:43 WIB

Bunuh Istri-Bakar Rumah, Jumharyono Akan Dites Kejiwaan Minggu Ini

Rolando Fransiscus - detikNews
Bunuh Istri-Bakar Rumah, Jumharyono Akan Dites Kejiwaan Minggu Ini Jumharyono dalam rekonstruksi pembunuhan dan pembakaran rumah (Foto: Rolando/detikcom)
Jakarta - Jumharyono, pelaku pembunuhan istri dan pembakaran rumah di Kramat Jati, Jakarta Timur, akan dites kejiwaannya. Tes kejiwaan akan dilakukan minggu ini.

"Belum (tes kejiwaan), baru minggu inilah dilakukan. Belum ada pemeriksaan psikis yang dilakukan, baru dilakukan minggu ini," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Hery Purnomo, ketika dihubungi, Kamis (15/8/2019).

Namun Hery belum bisa memastikan hari dan tanggal tes dilakukan. Dia pun menyerahkan lokasi rumah sakit yang dijadikan tes kejiwaan Jumharyono kepada pihak Polsek Kramat Jati.
"Nanti nunggu jadwal dari sana kapannya," ujarnya.

"(Dites di rumah sakit apa) itu belum tahu saya, itu Polsek ya, nanti Polsek yang mengajukan," sebut Hery.
Usai membunuh istri, Jumharyono membakar kasur dalam rumah di saat anaknya masih tidurUsai membunuh istri, Jumharyono membakar kasur dalam rumah di saat anaknya masih tidur (Foto: Rolando/detikcom)
Meski tes kejiwaan belum dilakukan, Hery mengatakan proses hukum terhadap Jumharyono saat ini masih tetap berjalan.
"Ya proses (hukum) masih tetap berjalan sampai nanti kalau penyidikan itukan selesai pada saat kita sudah tahap 2 penyerahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan," ucapnya.

Tes kejiwaan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kejiwaan Jumharyono. Selain itu, polisi juga ingin mengetahui motif Jumharyono yang membunuh istri dan hampir membakar anaknya yang masih berusia 5 tahun itu.

Hari ini, Jumharyono dibawa ke rumahnya untuk melakukan 29 adegan rekonstruksi kasus pembunuhan istri dan pembakaran rumah. Polisi menyatakan Jumharyono tega membunuh istri karena sakit hati dan ditolak bercinta.
"Dia (Jumharyono) itu dimarahi sama istrinya, jadi sakit hati dia, karena istri kan itu kan ini gajinya nggak seberapa tapi tiap hari ngajak 'main' terus. Diomelin gitu, sakit hati, posisi yang bersangkutan lagi tidur, istrinya jualan di depan (rumah) nih, masuk ke dalam ngomel-ngomel istrinya," kata Hery.

Pembunuhan itu bermula ketika pelaku baru pulang bekerja sebagai kuli di Pasar Kramat Jati yang kemudian terlibat cekcok dengan istrinya. Jumharyono lalu memukul kepala korban dengan batu dan menusuk gunting dan pisau sebanyak 3 kali ke tubuh Khoiriah. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (6/8) dini hari.

Jumharyono disangkakan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 340 KUHP. Dia diancam hukuman penjara maksimal seumur hidup.



Ditolak Berhubungan Badan, Suami Bunuh Istri Lalu Bakar Anaknya:

[Gambas:Video 20detik]


(jbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com