detikNews
Kamis 15 Agustus 2019, 11:34 WIB

BUMN Ajak Pelajar Maluku Belajar tentang Kebudayaan Nusantara

Raras Prawitaningrum - detikNews
BUMN Ajak Pelajar Maluku Belajar tentang Kebudayaan Nusantara Foto: Dok. Pupuk Indonesia
Jakarta - Sebanyak 23 pelajar SMA sederajat dan SLB terpilih untuk mewakili Provinsi Maluku dalam program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019. Melalui program ini, siswa-siswi SMN akan mendapatkan wawasan mengenai pengenalan BUMN, budaya, bela negara, pemanfaatan teknologi, cinta lingkungan, sertea edukasi lainnya demi memperkaya cinta bangsa dan Tanah Air.

Turut mendampingi peserta SMN 2019 dari Maluku sebagai panitia antara lain PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Indra Karya (Persero), PT Petrokimia Gresik, Perum PPD, Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), dan PT Virama Karya (Persero).

Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero), Wijaya Laksana, menjelaskan SMN merupakan program yang digagas oleh Kementerian BUMN sebagai wujud nyata dari BUMN Hadir untuk Negeri yang digelar serentak di 34 provinsi di Indonesia.


"Program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan, terutama untuk saling mengenal ragam kebudayaan Indonesia. Berbagai pelajaran dan pengalaman yang didapat dari program SMN ini bisa menjadi bekal untuk para peserta SMN menjadi SDM yang berkualitas demi bisa membangun Indonesia kelak," kata Wijaya dalam keterangan tertulis, Kamis (15/8/2019).

Wijaya berharap semua siswa yang terpilih menjadi duta SMN tidak hanya mampu menyerap apa yang mereka lihat dan rasakan, tapi juga dapat memberikan inspirasi kepada pelajar lainnya untuk turut berkontribusi memajukan bangsa serta merawat keberagaman Indonesia.

Siswa SMN juga akan menerima edukasi wawasan kebangsaan dan bela negara bersama dengan Paskhas 461 TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma selama dua hari, wawasan pendidikan dengan mengunjungi sekolah unggulan MH Thamrin Jakarta, serta wawasan tentang BUMN dengan mengunjungi pabrik dan proyek-proyek BUMN yang ada di Jakarta dan sekitarnya.


Mereka juga akan diajak mengunjungi tempat bernilai sejarah dan sosial budaya seperti Monas, Masjid Istiqlal, dan Gereja Katedral, melakukan perjalanan dengan MRT, hingga wawasan entrepreneurship di Rumah Kreatif BUMN.

Sebagai informasi, program SMN pertama kali digelar pada 2015. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan rasa kebangsaan sejak dini, sekaligus mendorong generasi muda mengenal lebih jauh kekayaan nusantara sebagai bekal bersaing di pasar global.

Peserta program SMN adalah para pelajar terpilih yang telah melewati serangkaian proses seleksi, terkait prestasi akademik dan non-akademik, aktif sebagai pengurus organisasi, dan berasal dari keluarga yang kurang mampu. Program ini juga mengikutsertakan peserta difabel yang proses seleksinya dilakukan langsung oleh Dinas Pendidikan Provinsi setempat.
(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com