ADVERTISEMENT
detikNews
Rabu 14 Agustus 2019, 19:25 WIB

Spanduk Tolak Lagu Lampu Merah Dicopot, Kasatpol PP: Ganggu Keindahan

Matius Alfons - detikNews
Spanduk Tolak Lagu Lampu Merah Dicopot, Kasatpol PP: Ganggu Keindahan Foto: dok.istimewa
Depok - Kasatpol PP Depok Lienda Ratnanurdiany menegaskan pencopotan spanduk penolakan lagu lampu merah bukan atas perintah Wali Kota M Idris Abdul Somad. Spanduk itu dicopot karena dianggap mengganggu ketertiban umum.

"Nggak, itu (atas) pengaduan warga, tetapi memang patroli Pol PP juga selalu mewaspadai pelanggaran perda," kata Lienda saat dihubungi wartawan, Rabu (14/8/2019).

Lienda menambahkan spanduk tersebut dicopot karena tidak memiliki izin, Selain itu, pemasangan spanduk di lokasi tersebut melanggar ketertiban umum.

"Iyalah itu di pagar median jalan, terus diakses Pemda yang tidak boleh. Mengganggu keindahan kota dan melanggar ketertiban kota," katanya.

Penindakan ini juga dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga untuk tertib dan mematuhi perda. Ia menegaskan tidak segan menindak spanduk yang melanggar perda.
"Harapannya bisa berperan aktif dalam rangka keamanan dan ketertiban umum. Jangan sampai mengganggu ketertiban umum. Kalau sampai melanggar, yang terganggu kan masyarakat," ungkapnya.

"Kami pada prinsipnya Satpol PP mengedepankan secara persuasif, kalau sudah berkali-kali bisa saja kita bawa ke proses yustisi, tapi kita lihat dulu," sambungnya.

Sebelumnya, penolakan lagu lampu merah itu disampaikan dalam spanduk. Spanduk penolakan itu dipasang di beberapa lokasi, di antaranya di pinggir Jalan Margonda Raya, Depok.

Pantauan detikcom, Rabu (14/8/2019), pukul 10.30 WIB, terlihat salah satu spanduk berisi penolakan lagu lampu merah terpasang di pagar di dekat perempatan Ramanda. Perempatan Ramanda menjadi titik yang akan dipasangi lagu itu nantinya.

Spanduk tersebut bertulisan 'Selamat Datang Agustus, Ayo Pasang Bendera Merah Putih, Bukan Pasang Lagu di Lampu Merah'. Di bagian bawah tulisan tersebut, ada peringatan 'Yang Berani Copot Spanduk Ini Koruptor'.


Simak Video "Wali Kota Idris Bicara Rencana Depok Menuju Kota Religi"

[Gambas:Video 20detik]


(maa/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed