detikNews
Rabu 14 Agustus 2019, 18:03 WIB

Satpol PP Depok Copot Spanduk Penolakan Lagu Lampu Merah

Matius Alfons - detikNews
Satpol PP Depok Copot Spanduk Penolakan Lagu Lampu Merah Foto: Satpol PP Copot Spanduk Peolakan Lagu Lampu Merah (dok.istimewa)
Depok - Sejumlah spanduk penolakan lagu di lampu merah terpajang di beberapa titik di kawasan Depok. Satpol PP Kota Depok langsung turun tangan dan langsung mencopot spanduk tersebut.

"Kalau sindiran ranahnya bukan kami, kami hanya menertibkan spanduk yang terpasang di tempat-tempat yang tidak diizinkan. Kami hanya menertibkan spanduknya terkait penempatannya. Kalau provokatif atau meresahkan masyarakat ya kita amankan. Kalau tindakan hukum itu bukan ranah kami," kata Kasatpol PP, Lienda Ratnanurdiany saat dihubungi, Rabu (14/8/2019).

Spanduk-spanduk itu dicopot oleh Satpol PP siang tadi. Total ada 6 lembar spanduk yang dicopot di lokasi.

"Tadi ada 5 atau 6 yang sudah dicabut, rata-rata berada di Margonda, daerah Cimanggis," ucapnya.

Penolakan lagu lampu merah itu disampaikan dalam spanduk. Spanduk penolakan itu dipasang di beberapa lokasi, di antaranya di pinggir Jalan Margonda Raya, Depok.



Pantauan detikcom, Rabu (14/8/2019), pukul 10.30 WIB, terlihat salah satu spanduk berisi penolakan lagu lampu merah terpasang di pagar di dekat Perempatan Ramanda. Perempatan Ramanda menjadi titik yang akan dipasang lagu nantinya.

Spanduk tersebut bertuliskan "Selamat Datang Agustus, Ayo Pasang Bendera Merah Putih, Bukan Pasang Lagu di Lampu Merah,". Di bagian bawah tulisan tersebut, ada peringatan "Yang Berani Copot Spanduk Ini Koruptor".

Pemutaran lagu di lampu merah Depok merupakan gagasan Wali Kota Depok M Idris Abdul Somad. lagu berjudul 'Hati-hati' itu akan diuji coba dipasang di Simopang Ramanda pada akhir Agustus 2019.


(maa/mei)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com