detikNews
Rabu 14 Agustus 2019, 14:39 WIB

Ketua DPRD DKI Jawab Kritik PSI: Formula E Tujuannya Hadirkan Pendapatan

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Ketua DPRD DKI Jawab Kritik PSI: Formula E Tujuannya Hadirkan Pendapatan Prassetio Edi (Foto: Agung Pambudhy-detikcom)
Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi tidak mempermasalahkan kritik PSI soal anggaran penyelenggaraan Formula E di Jakarta. Dia mengatakan pemerintah berpikir untuk membangun Jakarta dari berbagai sisi.

"Silakan PSI mengkritik, kan kita juga berpikiran ke depan ayo membangun Jakarta kan kita dari semua sisi dari pariwisatanya, kebudayaannya, mungkin dari pembangunannya, dari apanya. Itu tujuannya menghadirkan suatu pendapatan. Bukan tiba-tiba, buktinya Singapura naik kok," kata Prasetio di DPRD DKI Jakarta, Rabu (14/8/2019).



Dia mengatakan tak ada yang salah dengan penyelenggaraan Formula E di Jakarta. Menurutnya, kalau suatu event bisa menaikkan pendapatan, maka tak ada salahnya digelar di Jakarta.

"Ya itu nggak ada salahnya juga. Itu bukan hal yang negatif. Bisa menaikan pendapatan kenapa tidak," ujarnya.

Pras membayangkan nantinya jalanan di Jakarta bisa menjadi lintasan balap. Dia mengaku akan bangga jika bisa ikut mendorong gelaran itu di Jakarta.

"Saya juga bangga. Ketua DPRD punya legacy sendiri," ujarnya.

Sebelumnya, PSI menyoroti adanya peningkatan drastis anggaran untuk ajang Formula E dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019. Peningkatan ini mencapai ratusan miliar rupiah.



Hal tersebut disampaikan anggota DPRD terpilih PSI Jakarta, Idris Ahmad, dalam diskusi 'Mendadak Rajin di Akhir Jabatan: Menelisik Perilaku DPRD DKI yang Membahas Anggaran Secara Kilat di Akhir Masa Jabatan', di DPP PSI, Jalan KH Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).

"Jadi setelah kami analisis dan kami baca-baca, kami cari informasi, salah satu anggaran KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) terbesar itu ada di peningkatan di dinas pariwisata. Ada namanya agenda event internasional dalam negeri. Agendanya tahu sebelumnya berapa? Rp 3 miliar, peningkatannya berapa? Rp 340 miliar. Untuk apa? Teman-teman tahu isu Formula E? Formula E DKI Jakarta," kata Idris.

Idris mempertanyakan mengapa anggaran untuk Formula E ada dalam APBD-P. Idris menilai sebaiknya dana yang besar itu dialokasikan untuk kepentingan pendidikan.
(fdu/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com