detikNews
Rabu 14 Agustus 2019, 13:28 WIB

Bima Arya soal Krisis Air di Bogor: PDAM Turun Segera!

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Bima Arya soal Krisis Air di Bogor: PDAM Turun Segera! Wali Kota Bogor Bima Arya (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya memerintahkan PDAM segera turun mengatasi kekeringan di sejumlah wilayahnya. Perintah Bima tersebut bertujuan agar PDAM mengalirkan bantuan air bersih pada warga yang mengalami krisis air.

"Kita akan turun untuk mengirim air lewat PDAM di titik-titik itu. Segera!" ucap Bima usai rapat koordinasi pengelolaan sampah dan kebersihan di Balai Kota Bogor, Rabu (14/8/2019).

"Saya sudah koordinasikan dengan PDAM untuk itu, salah satunya di daerah selatan," imbuh Bima.

Bima menyebutkan setidaknya ada 10 titik wilayahnya yang mengalami krisis air bersih. Namun dia mengaku akan mengecek ulang data yang dimilikinya.

"Nanti saya lihat lagi datanya. Ada kurang dari 10 titik lah," kata Bima.

Selain itu, Bima mengatakan adanya rencana salat istisqa untuk meminta hujan dengan MUI Kota Bogor. Namun soal waktu dan pelaksanaannya, Bima mengaku akan membicarakannya lagi dengan MUI Kota Bogor.

"Ada usulan dari warga untuk melakukan salat istisqa. Dua tahun lalu juga kita melakukan itu, dari usulan dari warga dan MUI Kota Bogor. Kita akan melakukan itu kalau belum turun juga (hujan)," ujar Bima.


Sedangkan untuk jangka waktu panjang, Bima mengaku akan merencanakan pengendalian penggunaan air bawah tanah. Ke depan, Bima menyebutkan, penggunaan sumur dan air tanah di tingkat rumah tangga hingga industri akan dialihkan ke PDAM.

"Sudah ada Perwali-nya melarang penggunaan air bawah tanah, diarahkan ke PDAM semua. Tapi ini lebih kepada perusahaan, hotel-hotel, dan industri. Kalau warga, kita pastikan dulu PDAM-nya sudah ada belum. Kalau PDAM sudah masuk, diganti PDAM," ucap Bima.

Sebelumnya, krisis air bersih karena kemarau dialami oleh warga Bogor Selatan. Salah satu warga dari Kelurahan Mulyaharja bernama Muhammad Arifin (25) mengaku membeli 10 galon air isi ulang untuk mandi dan mencuci.

"Setiap hari saya habiskan kira-kira Rp 30 ribu untuk beli air. Beli air pagi dan sore. Tiap hari saya beli air isi ulang 10 galon dari awal Juli sampai sekarang," kata Arifin saat ditemui, Selasa (13/8).



Tonton Blak-blakan Bima Arya: Andil Jokowi Menata Bogor:

[Gambas:Video 20detik]


(dhn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com