detikNews
Selasa 13 Agustus 2019, 20:51 WIB

Anjing Beedo Tewas Setelah Ditembak Senapan Angin Secara Brutal

Mei Amelia R - detikNews
Anjing Beedo Tewas Setelah Ditembak Senapan Angin Secara Brutal Foto: Instagram @anstlucia (dok.istimewa)
Tangerang - Anjing bernama Beedo ditembak secara brutal dengan menggunakan senapan angin. Anjing itu mati setelah 4 butir mimis bersarang di tubuhnya.

Anjing tersebut adalah milik Titus, warga Perum Water Point, Citra Raya, Kabupaten Tangerang. Penembakan terjadi pada Senin (12/8) sore.

"Tiba-tiba kemarin jam 5 sore itu ada kabar lewat telepon ke pemilik klien saya, Pak Titus, katanya anjingnya ada yang tembak. Kemudian dikasih tahu ada kabar anjingnya itu ditembak orang dan mati, ditembak berkali-kali, 4 peluru," jelas Torang Larry Johnson selaku pengacara Titus saat dihubungi detikcom, Selasa (13/8/2019).

Torang mengatakan, kejadian ini diketahui oleh tetangga Titus. Titus yang mendengar kejadian ini langsung meminta adik iparnya, Anastasia Lucia untuk mengecek kondisi anjing.

"Kemudian Pak Titus minta adik iparnya untuk ke rumahnya lihat kondisi anjingnya. Dilihat keadaannya sudah ditutupi daun apa kertas," katanya.

Torang mengatakan, tetangga Titus juga sempat menanyakan alasan pelaku menembak Beedo.

"Setelah itu si pelaku ini pas lagi penembakan itu tetangganya ada yang keluar, terus bertanya 'kok kamu tembak' dia jawab 'bukan urusanmu', lalu ditanya 'kamu siapa?' dan dijawab lagi 'nggak perlu tahu siapa'. Nah pada saat itu peluru ketiga belum mati, setelah ditanya itu mati," tuturnya.




Disebutkan penembakan terjadi di depan anak-anak. "Yang nutupi (anjing dengan penutup) itu anak-anak itu," katanya.

Anastasia kemudian menemui tetangga Titus dan menanyakan siapa pelaku penembakan. Tetangga tersebut menyampaikan bahwa pelaku berpapasan dengan Anastasia saat dia menuju ke rumah Titus.

"Adik iparnya langsung ke tetangga tanya siapa yang melakukannya, terus dibilang 'itu mobilnya itu bukannya baru papasan?' ternyata namanya itu Pak Arif orang situ juga," tuturnya.

Anastasia kemudian bergegas menuju ke rumah Arif yang terletak 2 blok dari rumah Titus. Namun tidak ada itikad baik dari Arif untuk menyelesaikan kejadian itu.

"Karena tidak ada itikad baik dari pelaku maka Pak Titus memutuskan untuk melaporkan pelaku ke Polres Tangerang," katanya.

Saat ini laporan tengah dibuat di Polres Tangerang. Sebelumnya Kapolres Tangerang Kombes Sabilul Alif juga menyatakan akan menyelidiki kasus itu dan menindak tegas pelaku.


(mea/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed