Korban Banjir Bandang Aceh Tenggara Mulai Terkena Diare

Korban Banjir Bandang Aceh Tenggara Mulai Terkena Diare

- detikNews
Jumat, 21 Okt 2005 17:45 WIB
Medan - Penyakit diare kini menjadi ancaman bagi anak-anak yang kini berada di pengungsian, akibat banjir bandang di Kecamatan Semadam, Aceh Tenggara. Kurangnya gizi dan masalah MCK menjadi penyebab. Keterangan yang diperoleh dari Pemkab Aceh Tenggara menyebutkan, saat ini ada 1.884 orang pengungsi yang bertahan di Bandara Alas Leuser dan Gedung Olahraga (GOR) Sepakat Segenap di Jalan Manunggal, Kutacane, ibukota Kabupaten Aceh Tenggara. Dari jumlah itu sekitar 250 di antaranya merupakan anak-anak."Kalau yang kami lihat, anak-anak memang mulai banyak yang terkena diare. Masalahnya sarana MCK dan pola makan yang tidak sesuai," kata Rizal, kepada wartawan di Kutacane, Jumat (21/10/2005). Dia merupakan salah seorang relawan asal Medan yang berada di lokasi.Menurut Rizal, masalah MCK memang cukup memprihatinkan karena tidak semua pengungsi dimemanfaatkan fasilitas yang seadanya di GOR. Sebab sebab itu sebagian besar pengungsi memanfaatkan Sungai Kalibulan yang berada tidak jauh dari GOR untuk aktivtas MCK.Sementara hingga hari ketiga pasca banjir bandang, sudah 16 jenazah korban tewas yang ditemukan. Dua terakhir yang ditemukan pada Jumat siang adalah Imelda Hutagalung, anak perempuan berusia sembilan tahun, dan Masnyur Sikedeng, pria berusia 65 tahun. Keduanya warga Desa Simpang Semadam. Sedangkan korban hilang saat ini berjumlah empat orang. (nrl/)


Berita Terkait