detikNews
Selasa 13 Agustus 2019, 14:59 WIB

Dinas LH DKI: Baru 5,6 Persen Kendaraan Pribadi Lakukan Uji Emisi

Arief Ikhsanudin - detikNews
Dinas LH DKI: Baru 5,6 Persen Kendaraan Pribadi Lakukan Uji Emisi Dokumentasi proses uji emisi kendaraan pribadi (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Jumlah kendaraan pribadi yang telah melakukan uji emisi di Jakarta baru 'seujung kuku jari'. Sejauh ini, menurut data Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, setidaknya baru 5,6 persen dari total sekitar 3,5 juta kendaraan pribadi di Ibu Kota yang sudah melakukan uji emisi.

"Per Juli 2019 baru 5,6 persen mobil di Jakarta yang telah melakukan uji emisi atau hanya 196.440 mobil dari total 3,5 juta mobil pribadi di Ibu Kota," ucap Andono Warih selaku Kepala Dinas LH DKI Jakarta dalam keterangannya, Selasa (13/8/2019).




Namun dari jumlah tersebut, setidaknya mayoritas telah lulus uji emisi. Andono menyebut 92 persen dari 5,6 persen total jumlah mobil di Jakarta telah lulus uji emisi.

Andono menyebut lokasi bengkel untuk uji emisi perlu ditambah. Sejauh ini baru sekitar 155 bengkel yang, menurut Andono, idealnya jauh lebih banyak dari jumlah itu.

"Bengkel pelaksana uji emisi baru tersedia 155 unit dari kebutuhan ideal 933 unit bengkel. Diperlukan penambahan fasilitas pelaksana uji emisi sebanyak 778 unit dalam waktu singkat," ucap Andono.

Agar penambahan lokasi uji emisi semakin masif pemerintah akan merevisi Peraturan Gubernur Nomor 92 Tahun 2007 tentang Uji Emisi dan Perawatan Kendaraan Bermotor. Salah satu aturan baru yang akan dimasukkan adalah keharusan bengkel dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menyediakan alat uji emisi.




"Kami sedang menyusun revisi regulasi. Perubahan dirancang untuk mewajibkan bengkel dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta yang akan memperpanjang izinnya untuk menyediakan fasilitas uji emisi. Sehingga dalam waktu singkat akan tersedia fasilitas uji emisi yang cukup," kata Andono.

Hal ini sejalan dengan pengetatan uji emisi untuk kendaraan pribadi pada 2020. Kendaraan yang belum menjalani uji emisi tidak bisa memperpanjang pajak.

"Tahun ini, tahun terakhir uji emisi longgar. Tahun 2020, hanya memproses (pajak) kendaraan yang sudah uji emisi," ujar Gubernur Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta.
(aik/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com