Anies Belum Tahu Wacana PNS Kerja dari Rumah, Pilih Tunggu Aturan

Anies Belum Tahu Wacana PNS Kerja dari Rumah, Pilih Tunggu Aturan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Minggu, 11 Agu 2019 11:44 WIB
Anies Baswedan (Foto: ANTARA FOTO)
Anies Baswedan (Foto: ANTARA FOTO)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan berkomentar soal wacana pegawai negeri sipil (PNS) bekerja dari rumah. Anies memilih menunggu keputusan resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

"Kalau begitu kita tunggu peraturannya," kata Anies kepada wartawan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (11/8/2019).




Pihak KemenPAN-RB sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya sedang mendesain sistem kerja PNS agar bisa meniru gaya perusahaan rintisan atau startup. Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja menyebut PNS akan memiliki fleksibilitas kerja.

"Nanti akan bisa kerja dari rumah, tinggal ngatur aturannya kayak bagaimana," katanya dalam Forum Merdeka Barat di Auditorium KemenPAN-RB, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Wangsa memaparkan, berdasarkan data Global Talent Competitiveness Index di tahun 2018, Indonesia berada pada peringkat 77 dari 119 negara. Skor terkecil yang didapat yakni pada poin global knowledge skills, terutama penguasaan IT.




Oleh karenanya sejak 2014, rekrutmen CPNS dilakukan dengan sistem IT. Selain untuk efisiensi, rekrutmen dengan cara baru itu bertujuan agar CPNS yang direkrut memahami IT. Diharapkan hal tersebut diterapkan dalam pekerjaan.

"Sejak 2014-2018, jumlah rekrutmen CPNS mencapai 317.979 orang. Sejak pendaftaran mereka harus menggunakan sistem computerize. Diharapkan di 2024, PNS kita memiliki basis IT yang cukup kuat karena jumlahnya akan 50 persen dari total PNS, dengan asumsi per tahun rekrutmen 200 ribu formasi," papar Setiawan.

(aik/zak)