Anies ke Diaspora: Kalau Kuliah Jangan Pulang Cepat-cepat, Bangun Jaringan

Yulida Medistiara - detikNews
Sabtu, 10 Agu 2019 15:24 WIB
Foto: Yulida/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpesan pada diaspora yang sedang kuliah untuk tidak pulang ke Indonesia dengan cepat. Sebelum kembali ke tanah air, dia meminta diaspora membangun jaringan yang luas.

"Saya kembali ke Indonesia 2005 sebelumnya saya bekerja di Chicago. Setelah selesai kuliah, saya kerja di sana dan ini juga pesan untuk teman-teman yang sedang kuliah, kalau Anda kuliah di luar jangan pulang cepat-cepat, selesai sekolah jangan langsung pulang," kata Anies, di Kongres ke-5 Diaspora Indonesia, di Mall Kotakasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu (10/8/2019).



Selain membawa kompetensi di bidang keahliannya, Anies berpesan diaspora membawa kemampuan komunikasi internasional, jaringan dan modal untuk Indonesia. Sebab jika tidak memperluas jaringan maka dia hanya kembali membawa kompetensi bidangnya saja.

"Setelah di sana tambahkan bekerja, bangun jaringan. Ketika pulang bawa dengan kompetensi bidangnya, bawa kemampuan komunikasi internasional, bawa jaringan yang amat luas, keempat bawa bond (modal) untuk Indonesia. Tapi kalau hanya sekolah dan pulang maka hanya bawa pulang nomor satu, tiga lainnya enggak," ujar Anies.

Anies meminta diaspora juga memahami isu akar rumput dalam negeri dengan kompetensi kelas dunia. Bukan sebaliknya memahami isu dalam negeri tetapi tidak memiliki kompetensi kelas dunia.

Anies menceritakan pengalamannya membangun jaringan saat kembali ke tanah air dari bekerja dan kuliah di Amerika Serikat. Anies mengaku membangun jaringan harus secara aktif dan tidak boleh pasif.

"Tapi pengalaman saya membangun jejaring itu harus aktif, tidak bisa pasif. Harus pro aktif dan bawa kartu nama itu penting sekali," ujar Anies.

Selain itu dia berharap agar diaspora yang kembali ke Indonesia menguasai sektor swasta atau market, sektor pemerintahan dan politik, serta civil society. Dari ketiga sektor itu, sektor swasta diprediksi memiliki potensi yang besar.

Anies berharap KBRI di tiap negara memfasilitasi mempertemukan antara mahasiswa dengan pengusaha yang datang ke negaranya. Pada pertemuan itu akan memperluas pengetahuan yang bisa meningkatkan peluang bisnis bagi mahasiswa. Dia juga meminta agar Indonesia Diaspora Network memfasilitasi mahasiswa untuk menguasai sektor tersebut.

"Kalau bussiness leader datang undang, karena akan bertemu dengan cerita peluang Indonesia. Akan berbicara dengan Indonesia yang dilihat dari sudut pandang entrepreneur. Tidak ada entrepreneur yang negatif pasti memiliki perpektif positif. Saya usul IDN jadi platform untuk bisa menyambungkan potensi diaspora kita dengan 3 sektor ini utamanya sektor ekonomi bisnis," ujarnya.



Kata Anies Soal Kritik Anggota Dewan Saat Ia ke Luar Negeri:

[Gambas:Video 20detik]

(yld/aan)