detikNews
Sabtu 10 Agustus 2019, 14:07 WIB

Kongres ke-5 Diaspora Indonesia, Menlu Bicara Pengakuan dan Harapan Jokowi

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kongres ke-5 Diaspora Indonesia, Menlu Bicara Pengakuan dan Harapan Jokowi Menlu Retno Marsudi di Kongres Diaspora (Foto: Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta - Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan pemerintah mempunyai harapan besar terhadap diaspora Indonesia. Retno pun menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar diaspora Indonesia bisa mengembangkan sumber daya manusia (SDM) untuk pembangunan Indonesia.

"Ada satu kata menarik yang secara khusus disebut pak Jokowi, yaitu diaspora. Saya yakin saat Presiden menyebut diaspora, itu merupakan pengakuan, penghargaan, pengharapan terhadap diaspora Indonesia," kata Retno saat menjadi pembicara dalam Congress of Indonesian Diaspora (CID-5), di Kota Kasablanka, Jalan Casablanca Raya, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (10/8/2019).



Retno menjelaskan visi pemerintahan Jokowi dalam 5 tahun ke depan adalah untuk menciptakan SDM yang berkualitas. Pembangunan SDM yang berkualitas ini sambung Retno membutuhkan dukungan dari semua pihak.

"Pada 14 Juli 2019 lalu, Pak Jokowi menyebut kata diaspora saat beliau menyebut visi kedua yaitu pengembangan SDM. Pembangunan SDM menjadi kunci Indonesia ke depan. Oleh karenanya, diaspora bertalenta tinggi harus kita beri dukungan agar memberikan kontribusi besar bagi percepatan pembangunan Indonesia," jelas Menlu.

Foto: Sachril Agustin Berutu/detikcom




Retno juga mengatakan diaspora dapat menjadi agen pengembangan SDM Indonesia. Pemerintah, kata Retno, akan mencari data dan membuat database mengenai sebaran diaspora Indonesia.

Menurut Retno, data ini penting agar pemerintah bisa berkonsultasi dan meminta saran kepada diaspora bertalenta tersebut. Dengan adanya database juga, pemerintah bisa meminta bantuan kepada para diaspora untuk memberikan edukasi dan melatih SDM Indonesia.

"Di masa lalu kita berkolaborasi dengan negara lain untuk mendatangkan beberapa ahli yang bisa melatih beberapa skill. Biasanya mereka adalah ahli-ahli yang mengambil pensiun dini atau yang memang sudah pensiun, untuk membantu Indonesia. Andai kata bila data itu sudah ada, ahli yang dibutuhkan itu diharapkan berasal dari diaspora Indonesia," jelas Retno.

Retno juga telah memerintahkan jajarannya untuk menyempurnakan data diaspora tersebut.

"Sudah ada perintah dari Presiden untuk memberikan dukungan bagi Diaspora Indonesia. Saya sudah minta ke Kemenlu yang dibantu seluruh perwakilan Indonesia di luar negeri untuk menyempurnakan database tersebut. Kami juga telah bersinergi dengan diaspora connect untuk menyempurnakan data tersebut," pungkas Retno.




Video PDIP Usul Pemilu 2024 Dibagi Tiga Bagian dan Jangan Serentak!:

[Gambas:Video 20detik]


(knv/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com