detikNews
Jumat 09 Agustus 2019, 19:37 WIB

Ini Cara Pansel KPK Kerucutkan 20 Nama Capim dari Berbagai Unsur

Eva Safitri - detikNews
Ini Cara Pansel KPK Kerucutkan 20 Nama Capim dari Berbagai Unsur Hendardi (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK akan mengambil setidaknya 20 peserta untuk maju ke tahap berikutnya. Nama-nama tersebut dipilih berdasarkan skor dari poin yang dilewati dalam profil asesmen.

"Saya kira nanti ada skor ya, mereka (vendor) akan kasih skor. Kalau psikotes kemarin itu kan ada skor. Misalnya soal kepribadian, soal kesehatan jiwa, soal berorganisasi, kepemimpinan, ada semacam skor, tentu dengan penjelasannya," ujar Anggota Pansel KPK Hendardi, di Gedung Lemhanas, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019).




Hendardi menyebut skor dari beberapa poin tersebut yang diakumulasikan, lalu diurutkan dari yang tertinggi. Namun, jika ada skor salah satu poin yang rendah akan dibahas lebih lanjut.

"Saya kira skor itu dijumlah, terus diurutkan. Tapi kalau ada yang dia jeblok sekali, itu dibahas. Misal skornya tinggi nih dia masuk, tapi ada satu misalnya kesehatan jiwa jeblok bener, ya kita pertimbangkan, kita minta pertimbangan vendor. Baru kita sesuainya dengan kebutuhan kita," ucap Hendardi.

Hendardi menjelaskan Pansel KPK belum berbicara mengenai perlu atau tidak pemenuhan unsur dalam pimpinan KPK. Saat ini pihaknya masih akan fokus terhadap hasil tes profil asesmen ini.




"Tapi kalau unsurnya nggak terlalu penting kita, maksudnya kita nggak pernah tentukan, kita belum bicara soal unsur, tapi kalau misalnya nanti dari vendor kasih ke kita, kita lihat, kemudian kita tentukan apakah memang perlu unsur ini terpenuhi," katanya.

Anggota Pansel KPK Hamdi Muluk menambahkan Pansel KPK juga akan meminta data pendukung dari lembaga lain. Data tersebut untuk menjadi pertimbangan tambahan dalam proses seleksi di tahap profil asesmen ini.

"Nah tentu nanti bahan ini akan menjadi dasar bagi kami untuk wawancara lanjutan nanti, dan data ini juga menjadi pertimbangan kami, beserta juga ada data data penelusuran dari lembaga yang kami minta seperti KPK, BIN, PPATK, terus juga ada laporan masyarakat dan itu kita olah jadi satu dan nanti kita pakai untuk mengerucutkan biasanya 1:2 jadi nanti 40 akan 20 orang terbaik," katanya.




Tonton Video Mencari Sang Pemburu Koruptor:

[Gambas:Video 20detik]


(eva/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com