detikNews
Kamis 08 Agustus 2019, 11:03 WIB

Jejak Warga Aceh yang Minta Kekasih Gelap Habisi Nyawa Suaminya

Andi Saputra - detikNews
Jejak Warga Aceh yang Minta Kekasih Gelap Habisi Nyawa Suaminya Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Lhoksukon - Jamaliah nekat menghabisi nyawa suaminya, Jajuli, dengan meminta bantuan kekasih gelapnya, Musliadi. Atas perbuatannya, Jamaliah dan Musliadi dihukum dan diadili oleh PN Lhoksukon.

Sebagaimana dikutip dari website PN Lhoksukon, Kamis (8/8/2019), kasus bermula saat Jamaliah berkenalan dengan Musliadi pada 2018. Mereka jatuh cinta pada pandangan pertama.

Dari perkenalan itu, mereka kemudian jatuh cinta. Jamaliah kemudian curhat, rumah tangganya tidak harmonis lagi. Jamaliah menyebut suaminya kerap memarahinya. Jamaliah meminta kekasih gelapnya mencari jalan keluar agar mereka bisa menikah dan hidup bersama. Akhirnya keduanya sepakat untuk membunuh Jajuli sebagai jalan keluar.

"Apa malam ini (membunuh Jajuli)?" tanya Musliadi.

"Terserah," jawab Jamaliah.

"Ya sudah kalau begitu," kata Musliadi memastikan.



Rencana pun disusun rapi. Pada 14 September 2018 tengah malam, Musliadi mengendap-endap ke rumah Jamaliah di Gp Ujong Kulam, Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara. Oleh Jamilah, Musliadi disembunyikan di kamar mandi yang berada di luar rumah.

Jamaliah kembali masuk rumah tanpa mengunci pintu rumah. Setelah lewat tengah malam, Musliadi masuk ke rumah tersebut dan menggorok leher Jajuli hingga tewas. Musliadi lari menghilangkan jejak setelah memastikan Jajuli tewas.


Keesokan harinya, warga gempar. Polisi yang menyelidiki kasus itu memeriksa secara saksama dan akhirnya bisa mengungkap motif pembunuhan tersebut. Akhirnya Musliadi dan Jamaliah duduk di kursi pesakitan.

Pada 9 Juli 2019, jaksa menuntut pasangan selingkuh itu dijatuhi hukuman mati. Namun palu hakim berkata lain. Pada 7 Agustus 2019, PN Lhoksukon menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup ke Musliadi dan 20 tahun penjara kepada Jamaliah.
(asp/rvk)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com