detikNews
Senin 05 Agustus 2019, 16:00 WIB

Selain Bebas Sampah Plastik, Kongres PDIP di Bali Tonjolkan Budaya Nusantara

Aditya Mardiastuti - detikNews
Selain Bebas Sampah Plastik, Kongres PDIP di Bali Tonjolkan Budaya Nusantara Foto: Wayan Koster. (Aditya Mardiastuti-detikcom)
FOKUS BERITA: Kongres V PDIP
Denpasar - Ketua DPD PDIP Wayan Koster mengatakan tak ada penggunaan sampah sekali pakai dalam kongres V PDIP di Bali. Selain itu kongres yang bakal digelar pada 8-10 Agustus 2019 ini bakal menonjolkan budaya nusantara.

"Pokoknya kongres itu ramah lingkungan, nggak boleh ada bahan plastik sekali pakai, berbudaya," kata Koster di Denpasar, Bali, Senin (5/8/2019).

Ketua Koordinator Pelaksana Kongres PDIP ini memastikan budaya nusantara bakal menjadi salah satu ciri khas acara kongres. Atraksi budaya tiap daerah bakal diramu jadi hiburan selama kongres berlangsung.



"Artinya memperkuat dimensi kebudayaan daerah, tampilan wajah kebudayaan makin kuat. Nggak cuma Bali, tapi budaya nusantara kan (kader) datang dari berbagai daerah," jelasnya.

Bali pun tak ketinggalan untuk menampilkan tari-tarian maupun atraksi budayanya. Koster menyebut ada sejumlah tari-tarian Bali yang bakal ditampilkan untuk para peserta kongres.

"Ada atraksi budaya, tari-tarian pokoknya ada atraksi. (Dari Bali) Banyak ada tari pendet, selat segara, tari panca rena, ada tari terompong, ada tari barong," urai Koster.

Dia pun memastikan seluruh bahan dekorasi yang digunakan adalah bahan-bahan ramah lingkungan. Dia pun mempersilakan kegiatan kongres lain yang digelar di Pulau Dewata untuk menggunakan bahan ramah lingkungan.

"Kalau kongres lain mau ikut nggak urusan kita. Yang penting (Kongres V PDIP di Bali) ramah lingkungan," ucap Gubernur Bali itu.

Untuk diketahui di Bali pembatasan timbulan sampah sekali pakai memang diatur dalam Pergub no 97/2018. Lewat pergub ini keberadaan sampah plastik sekali pakai dibatasi dan digantikan dengan bahan-bahan ramah lingkungan yang mudah terurai.



Kongres V PDIP ini bakal digelar di Grand Ina Bali Beach Hotel, Sanur pada 8-11 Agustus 2019. Panitia menyiapkan tempat bagi 2.200-an peserta untuk pembukaan kongres yang juga bakal dihadiri pejabat negara, termasuk Presiden.

PDIP juga menyiapkan tempat bagi 15 ribu penggembira yang diprediksi hadir. Para penggembira bakal mendapat tempat di Pantai Matahari Terbit yang bakal dipenuhi dengan jajanan rakyat.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan kongres bakal ditutup pada 10 Agustus 2019. Dia menyebut penutupan dilakukan pada 10 Agustus karena keesokan harinya umat muslim akan merayakan Idul Adha.

"Karena kongres akan ditutup pada tanggal 10 Agustus dan 11 Agustus bertepatan Idul Adha, kami akan menutup seluruh rangkaian kongres dengan mengucapkan syukur bersama-sama, mempersembahkan hewan kurban dan akan dilaksanakan salat Idul Adha di Bali," jelas Hasto, Jumat (2/8).


(ams/rvk)
FOKUS BERITA: Kongres V PDIP
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com