detikNews
Rabu 31 Juli 2019, 16:27 WIB

Kopda Mar Tri Setyo: Perangi GAM, Tembak Mati Selingkuhan, Dibui 15 Tahun

Andi Saputra - detikNews
Kopda Mar Tri Setyo: Perangi GAM, Tembak Mati Selingkuhan, Dibui 15 Tahun Foto: Kopda Mar Tri Setyo (ist.)
Jakarta - Kopda Mar Tri Setyo dihukum 15 tahun penjara karena membunuh selingkuhannya Luluk Diana dengan menembak kepala Diana. Kasasi Kopda Mar Tri Setyo ditolak MA.

Berikut jejak karier militer Kopda Mar Tri Setyo hingga malah menjadi pembunuh, sebagaimana dirangkum detikcom, Rabu (31/7/2019):

1998/1999
Kopda Mar Tri Setyo masuk menjadi anggota TNI AL.

2002-2003
Kopda Mar Tri Setyo bergabung dengan Satgas Rencong Sakti XVIIB Aceh Selatan. Kala itu, ia menembak mati anggota GAM. Senjata api dari anggota GAM itu kemudian ia simpan dan tidak dilaporkan ke atasan/satuannya.

2011
Kopda Mar Tri Setyo dimutasikan ke Yonmarhanlan 11.

2013
Kopda Mar Tri Setyo dimutasikan ke Yonseni-1 Mar.

Juli 2017
Muncul WhatsApp Grup alumni SMA. Kopda Mar Tri Setyo akhirnya terhubung kembali dengan Luluk Diana. Dari GWA itu, mereka kembali melakukan komunikasi intens, bahkan hingga melakukan hubungan suami istri.

9 Agustus 2017
Kopda Mar Tri Setyo ditelepon oleh Luluk agar mau menemaninya mengambil uang di bank. Mereka berdua kemudian naik mobil dan mengambil uang di Bank BCA Kantor Cabang Utama (KCU) Jalan HOS Cokroaminiro, Mojokerto. Uang pecahan Rp 100 ribu sebanyak Rp 250 juta kemudian disimpan di jok belakang.

Kemudian mereka meluncur dan melintasi hutan Watu Blorok. Di tengah jalan, Tri Setyo menghentikan kendaraan yang dibawanya karena hendak kencing. Adapun Luluk memanfaatkan untuk foto-foto di lokasi itu.

Selesai kencing, Tri Setyo melihat uang tersebut dan terbersit niat jahat untuk memiliknya. Ia langsung memasukkan satu butir peluru ke pistol. Secepat kilat, senjata api berisi peluru itu diarahkan ke kepala Luluk.

Dor!!!

Timah panas menembus kepala Luluk. Tubuh Luluk jatuh terkapar tewas. Kopada Mar Tri Setyo bergegas menghilangkan jejak dan mengambil langkah seribu.

11 Agustus 2017
Kopda Mar Tri Setyo ditangkap di Malang. Saat digerebek, ia berusaha melarikan diri naik ke langit-langit. Namun ia terperosok dan bisa diamankan aparat.

31 Juli 2018
Pengadilan Militer Surabaya menjatuhkan hukuman 8 bulan penjara kepada Kopda Mar Tri Setyo. Majelis menyatakan Tri Setyo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak membawa dan menyimpan sesuatu senjata api.

31 Juli 2018
Pengadilan Militer III-12 Surabaya menjatuhkan hukuman penjara 12 tahun kepada Kopda Mar Tri Setyo. Duduk sebagai ketua majelis Letkol Chk Wahyudin dengan anggota Letkol Sus Niarti dan Letkol Chk Syaiful Ma'arif.

25 September 2018
Hukuman itu diperberat oleh Pengadilan Tinggi Militer III Surabaya yaitu Kopda Mar Tri Setyo dihukum 15 tahun penjara. Hukuman itu dinilai masih terlalu berat. Kopda Mar Tri Setyo kemudian mengajukan kasasi.

2019
MA menyatakan tidak dapat diterima permohonan kasasi dari pemohon kasasi/terdakwa Kopda mar Tri Setyo NRP 95141.



Simak Juga 'Mengapa Prada Deri Tega Bunuh dan Mutilasi Fera Sang Pacar?':

[Gambas:Video 20detik]



Kopda Mar Tri Setyo: Perangi GAM, Tembak Mati Selingkuhan, Dibui 15 Tahun

(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com